ULBIULBI

ImproveImprove

Penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang efektif menuntut sistem pengelolaan data yang terstruktur, transparan, dan dapat dilacak. PT XYZ selama ini masih menggunakan Google Sheet dan Google Drive secara manual dalam pengumpulan dan pelaporan data GCG, yang menimbulkan kendala seperti duplikasi dokumen, tidak adanya standarisasi, dan lemahnya kontrol akses. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi GCG berbasis web guna mengatasi keterbatasan sistem sebelumnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) model Prototype. Analisis proses bisnis dilakukan melalui model Value Chain Porter dan BPMN (Business Process Model and Notation). Evaluasi sistem lama dengan metode PIECES menunjukkan kepuasan pengguna sebesar 49,59%, dengan kelemahan utama pada aspek kontrol dan informasi. Analisis kebutuhan sistem dilakukan menggunakan metode KANO, yang menghasilkan 5 fitur One Dimensional, 3 fitur Must Be, dan 4 fitur Indifferent. Selain itu, dilakukan analisis Reorder Point dengan rerata 43% per layanan untuk optimalisasi pengumpulan data. Hasil perancangan meliputi Use Case Diagram dengan 2 aktor utama dan 11 proses serta Class Diagram sebanyak 11 kelas. Sistem ini mencakup fitur login, kelola user, permintaan data, dokumen, serta laporan. Diharapkan, sistem yang dirancang dapat meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi dalam pengelolaan data GCG di PT XYZ.

Telah dibangun sistem informasi GCG yang mampu menggantikan fungsi Google Drive dan Google Spreadsheet dalam pengelolaan data GCG, sehingga proses input, pengelompokkan dan publikasi dokumen menjadi lebih terstruktur, aman dan efisien.Telah dibangun sistem yang memiliki fitur pengelolaan data GCG, pengelolaan dokumen, fitur progres dan pengelolaan laporan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada integrasi kecerdasan buatan (AI) untuk otomatisasi analisis data GCG, seperti penggunaan algoritma prediktif untuk mengidentifikasi potensi risiko atau kepatuhan. Selain itu, peneliti bisa mengeksplorasi pengembangan aplikasi berbasis mobile untuk memudahkan akses pengguna di lapangan, terutama bagi divisi yang sering bekerja di lokasi jauh. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji penerapan sistem real-time monitoring untuk memastikan semua proses pengumpulan dan validasi data GCG dilakukan secara simultan dan transparan, mengurangi risiko kesalahan manual. Ketiga saran ini berpotensi meningkatkan efisiensi, akurasi, dan skalabilitas sistem GCG di masa depan.

Read online
File size1.03 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test