UIMAUIMA

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia MajuJurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan pada remaja putri karena dapat memengaruhi pertumbuhan, prestasi belajar, dan kesehatan reproduksi di masa mendatang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan deteksi dini anemia melalui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) serta memberikan edukasi mengenai pencegahan anemia pada remaja putri di SMP Al Irsyad Al Islamiyyah, Depok. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif melalui koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi kegiatan, pemeriksaan kadar Hb menggunakan Easy Touch Hb Digital, penyampaian hasil pemeriksaan secara individual, serta edukasi kesehatan berbasis video. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh peserta (20/20; 100%) memiliki kadar Hb normal (≥12 g/dL), sehingga tidak ditemukan kasus anemia pada peserta yang diperiksa. Setelah pemeriksaan, seluruh peserta memperoleh edukasi kesehatan mengenai anemia, pentingnya gizi seimbang, konsumsi makanan kaya zat besi, dan perilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan anemia. Kegiatan ini menghasilkan data dasar mengenai status hemoglobin remaja putri di sekolah mitra yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pelaksanaan skrining dan edukasi kesehatan secara berkala. Skrining hemoglobin yang dipadukan dengan edukasi kesehatan dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam mendukung program kesehatan remaja di lingkungan sekolah.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa skrining kadar hemoglobin dan edukasi kesehatan mengenai anemia pada remaja putri di SMP Al Irsyad Al Islamiyyah telah terlaksana sesuai rencana.Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh peserta (20/20.100%) memiliki kadar hemoglobin ≥12 g/dL sehingga tidak ditemukan kasus anemia pada saat kegiatan berlangsung.Hasil tersebut hanya menggambarkan kondisi peserta yang mengikuti skrining dan tidak dapat digeneralisasikan pada populasi yang lebih luas.Edukasi kesehatan mengenai anemia telah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya promotif, namun efektivitasnya terhadap peningkatan pengetahuan maupun perubahan perilaku tidak dapat disimpulkan karena tidak dilakukan evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan.Pelaksanaan skrining hemoglobin secara berkala yang disertai edukasi kesehatan serta evaluasi menggunakan instrumen yang tervalidasi direkomendasikan untuk mendukung program kesehatan remaja di lingkungan sekolah.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program suplementasi zat besi di sekolah terhadap penurunan prevalensi anemia pada remaja putri. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara alat skrining portabel seperti Easy Touch Hb Digital dengan metode laboratorium standar untuk memastikan akurasi data. Penelitian juga dapat menggali hubungan antara pola makan remaja, khususnya konsumsi makanan cepat saji, dengan status hemoglobin serta risiko anemia. Kombinasi pendekatan edukasi berbasis multimedia dan intervensi perilaku sehat perlu diuji lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan remaja dalam mencegah anemia. Terakhir, penelitian kolaboratif lintas sektor (kesehatan, pendidikan, dan nutrisi) dapat dirancang untuk menciptakan program komprehensif yang berkelanjutan dalam upaya pencegahan anemia di kalangan remaja.

  1. Deteksi Dini Anemia Melalui Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri : Early Detection of Anemia... doi.org/10.33221/jpmim.v7i02.4792Deteksi Dini Anemia Melalui Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Early Detection of Anemia doi 10 33221 jpmim v7i02 4792
Read online
File size378.35 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test