UIMAUIMA

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia MajuJurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju

Kesehatan remaja merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia, namun masih terdapat berbagai permasalahan yang berkaitan dengan rendahnya pengetahuan dan perilaku kesehatan pada remaja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan fisik dan mental melalui edukasi kesehatan terpadu. Kegiatan dilaksanakan di RW 04 Kelurahan Jatipadang dengan melibatkan 27 remaja sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test berbasis Google Form. Materi yang disampaikan mencakup Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kesehatan reproduksi, kenakalan remaja dan bahaya merokok, Penyakit Menular Seksual (PMS), pola makan sehat, dampak penggunaan media sosial, serta manajemen tidur. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari rata-rata 46,7% pada pre-test menjadi 90,0% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 43,3%. Kegiatan ini juga menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme peserta selama proses edukasi. Dengan demikian, edukasi kesehatan terpadu terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja. Tindak lanjut yang direncanakan meliputi pembentukan kelompok remaja peduli kesehatan di lingkungan RW 04, penyelenggaraan edukasi kesehatan rutin setiap tiga bulan bekerja sama dengan kader kesehatan dan puskesmas setempat, serta pendampingan penggunaan media sosial sehat dan penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan edukasi kesehatan remaja terpadu di RW 04 Kelurahan Jatipadang memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi kesehatan remaja serta meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental secara seimbang.Pendekatan edukasi yang interaktif dan berbasis kebutuhan remaja dinilai mampu membantu peserta memahami berbagai perilaku hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian bersama kader kesehatan dan pengurus RW akan melakukan pendampingan melalui pembentukan kelompok remaja peduli kesehatan, penyebaran media edukasi digital melalui grup komunikasi remaja, serta pelaksanaan edukasi kesehatan rutin setiap tiga bulan terkait PHBS, kesehatan mental, kesehatan reproduksi, dan penggunaan media sosial sehat.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran platform digital dalam meningkatkan partisipasi remaja dalam edukasi kesehatan, seperti penggunaan aplikasi interaktif atau media sosial khusus untuk menyebarkan informasi kesehatan. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang program literasi kesehatan terhadap perubahan perilaku sehat remaja, terutama dalam konteks penggunaan media sosial dan manajemen stres. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji efektivitas pendekatan peer-to-peer (remaja mengajar remaja) dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan konsep kesehatan fisik dan mental, serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi keberhasilan metode ini.

  1. Edukasi Kesehatan Remaja Terpadu sebagai Upaya Promotif dan Preventif Kesehatan Fisik dan Mental di RW... journals.uima.ac.id/index.php/JLS1/article/view/4652Edukasi Kesehatan Remaja Terpadu sebagai Upaya Promotif dan Preventif Kesehatan Fisik dan Mental di RW journals uima ac index php JLS1 article view 4652
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s11920-024-01481-9Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s11920 024 01481 9
Read online
File size432.51 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test