STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER AmuntaiRawa Sains: Jurnal Sains STIPER AmuntaiCabai rawit merupakan komoditi unggulan di Indonesia. Oleh karena itu, jumlah produksi cabai rawit perlu dikaji dengan baik termasuk bagaimana mengoptimalkan produksinya melalui faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah produksi cabai rawit di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Adapun data yang dikumpulkan berupa jumlah produksi cabai rawit, luas lahan garapan, lama pengalaman bertani, banyak tenaga kerja yang dimiliki, banyak anggota keluarga yang ditanggung, banyak benih dan banyak pupuk yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam faktor yang digunakan, yaitu luas lahan garapan, lama pengalaman bertani, banyak tenaga kerja yang dimiliki, banyak tanggungan, banyak benih dan banyak pupuk berpengaruh secara simultan atau bersama-sama terhadap jumlah produksi cabai rawit. Luas lahan garapan dan banyaknya tanggungan keluarga berpengaruh signifikan dan secara parsial terhadap produksi cabai rawit.
Berdasarkan yang telah diuraikan pada bagian sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan bahwa seluruh faktor berpengaruh secara serentak terhadap jumlah produksi cabai rawit.Faktor-faktor tersebut yaitu luas lahan garapan, lama pengalaman bertani, banyak tenaga kerja yang dimiliki, banyak tanggungan, banyak benih dan banyak pupuk.Adapun faktor-faktor yang memberikan pengaruh terhadap jumlah produksi cabai rawit secara parsial adalah luas lahan garapan dan banyak tanggungan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap produksi cabai rawit di wilayah Lombok Barat. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh teknik pertanian organik terhadap kualitas dan jumlah produksi cabai rawit. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi peran kebijakan pemerintah dalam mendukung petani cabai rawit melalui akses pasar dan pelatihan teknis.
| File size | 1.31 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI ha-1 = 10,5 kg. petak-1, (h3) 90 t. ha-1 = 13,5 kg. petak-1. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang umur saat berbunga,ha-1 = 10,5 kg. petak-1, (h3) 90 t. ha-1 = 13,5 kg. petak-1. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang umur saat berbunga,
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI Proyeksi produksi tomat juga mengalami peningkatan dari 17,7% pada tahun 2017 menjadi 22,3% pada tahun 2021 dengan total produksi 228 ton. Hasil ini menunjukkanProyeksi produksi tomat juga mengalami peningkatan dari 17,7% pada tahun 2017 menjadi 22,3% pada tahun 2021 dengan total produksi 228 ton. Hasil ini menunjukkan
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI , 2022). Selain itu untuk memasarkannya sangat mudah karena kacang hijau banyak dijadikan berbagai olahan makanan seperti bubur kacang hijau, isian onde-onde, 2022). Selain itu untuk memasarkannya sangat mudah karena kacang hijau banyak dijadikan berbagai olahan makanan seperti bubur kacang hijau, isian onde-onde
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI Hasil analisis regrasi diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,458 atau 45,8% terdapat pengaruh variabel independen meliputi budaya, sosial,Hasil analisis regrasi diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,458 atau 45,8% terdapat pengaruh variabel independen meliputi budaya, sosial,
UPUP Tujuannya adalah untuk mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi unggul dan mampu bersaing secara global sesuai dengan Visi Indonesia 2045.Tujuannya adalah untuk mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi unggul dan mampu bersaing secara global sesuai dengan Visi Indonesia 2045.
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI Subsektor pertanian, peternakan, perburuan, dan jasa pertanian dan subsektor kehutanan dan penebangan kayu menurun dari kuadran III menjadi kuadran IV.Subsektor pertanian, peternakan, perburuan, dan jasa pertanian dan subsektor kehutanan dan penebangan kayu menurun dari kuadran III menjadi kuadran IV.
UNKLABUNKLAB Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa secara parsial, Citra Merek tidak memiliki pengaruh signifikan terhadapAnalisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa secara parsial, Citra Merek tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap
UYRUYR Materi yang diberikan dalam pendampingan mengenai pentingnya estetika visual dalam pemasaran digital melalui pelatihan ini. Hasil evaluasi menunjukkanMateri yang diberikan dalam pendampingan mengenai pentingnya estetika visual dalam pemasaran digital melalui pelatihan ini. Hasil evaluasi menunjukkan
Useful /
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), laju fotosintesis, dan hasil panen. Hasil menunjukkan bahwa jenis pupuk organikPengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), laju fotosintesis, dan hasil panen. Hasil menunjukkan bahwa jenis pupuk organik
STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI Faktor yang paling berpengaruh nyata yaitu jumlah pohon/hektar dengan koefisien regresi sebesar 0,582 dengan signifikasi sebesar 0,000. Faktor-faktor sosialFaktor yang paling berpengaruh nyata yaitu jumlah pohon/hektar dengan koefisien regresi sebesar 0,582 dengan signifikasi sebesar 0,000. Faktor-faktor sosial
UNKLABUNKLAB Penelitian ini mengungkap bahwa harga dinamis dan pengalaman pengguna memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan penggunaan aplikasi GojekPenelitian ini mengungkap bahwa harga dinamis dan pengalaman pengguna memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan penggunaan aplikasi Gojek
UNSIKAUNSIKA Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh langsung terhadap motivasi, kesiapan pedagogik, dan kemampuan guru menerapkan pembelajaranHasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh langsung terhadap motivasi, kesiapan pedagogik, dan kemampuan guru menerapkan pembelajaran