CSISCSIS

Analisis CSISAnalisis CSIS

Selama dua puluh tahun sejak pendirian ASEAN, ekonomi negara-negara anggota telah mengalami perubahan signifikan. Perubahan ini mencakup struktur PDB, peran ekspor, dan komposisi ekspor. Di tengah lingkungan global yang tidak pasti, kerjasama ekonomi ASEAN menjadi semakin penting untuk meningkatkan daya saing produk-produk ASEAN di pasar internasional. KTT Manila diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerjasama ekonomi ASEAN, dengan fokus pada liberalisasi perdagangan intra-ASEAN, peningkatan investasi, dan kerjasama fungsional.

Kerjasama ekonomi ASEAN telah mengalami kemajuan, meskipun masih ada tantangan yang perlu diatasi.Perubahan struktur ekonomi dan strategi industrialisasi telah berdampak pada kerjasama ekonomi ASEAN.KTT Manila diharapkan menjadi titik balik dalam memperkuat kerjasama ekonomi ASEAN, dengan fokus pada liberalisasi perdagangan intra-ASEAN, peningkatan investasi, dan kerjasama fungsional.Implementasi konsisten dari langkah-langkah baru yang disetujui oleh pemerintah akan memungkinkan visi baru di masa depan, di mana ASEAN tidak hanya sebagai kumpulan negara, tetapi juga sebagai entitas ekonomi yang kuat dan berdaya saing.

Untuk memperkuat kerjasama ekonomi ASEAN, perlu ada fokus pada liberalisasi perdagangan intra-ASEAN dengan target perbaikan TPP ASEAN. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan investasi di ASEAN dengan perbaikan syarat-syarat UPIA dan penandatanganan Persetujuan Perlindungan Investasi ASEAN. Kerjasama fungsional juga penting, seperti pendirian perusahaan reasuransi bersama dan penguatan Sekretariat ASEAN. Dengan implementasi konsisten dari langkah-langkah baru, ASEAN dapat menjadi entitas ekonomi yang kuat dan berdaya saing di pasar global.

Read online
File size1.06 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test