STMIKSZNWSTMIKSZNW

TEKNIMEDIA: Teknologi Informasi dan MultimediaTEKNIMEDIA: Teknologi Informasi dan Multimedia

Penggunaan Internet secara luas dan meningkatnya ketergantungan pada jaringan packet-switched publik untuk e-commerce, telecommuting dll, telah mengakibatkan peningkatan serangan berbahaya pada security & malware di perusahaan. Bisnis pada bidang kesehatan menggunakan jaringan informasi kesehatan dan teknologi informasi yang bekerja sama untuk meningkatkan keselamatan pasien, meningkatkan efektivitas pengobatan, dan meningkatkan efisiensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah keamanan dan privasi dengan Bisnis di bidang kesehatan atau rekam medis yang terintegrasi. Sistem keamanan yang diterapkan pada beberapa Rumah Sakit memerlukan adanya peningkatan dan peninjauan secara berkala demi kenyamanan dan keamanan pihak Rumah Sakit dengan Pasien. Penggunaan framework SABSA pada penelitian ini berfokus pada keamanan TI yang dapat diterapkan di berbagai sektor industri dan organisasi sebagai pengembangan EISA. Paper ini membahas analisa dan meningkatkan EISA melalui pengintegrasian arsitektur keamanan informasi kedalam EA secara sinergis untuk meningkatkan keamanan data dan informasi. Untuk implementasinya menggunakan framework TOGAF untuk Enterprise Architecture, sedangkan untuk arsitektur keamanan informasi akan menggunakan framework SABSA.

EISA merupakan bagian dari Enterprise Architecture yang menyelaraskan antara keamanan TI dan strategi bisnis.Perancangan EISA dapat dilakukan dengan menggunakan standar dari SABSA yang berfokus pada sudut pandang keamanan.Setiap layer pada SABSA merupakan pandangan dari sisi pemain atau user yang berbeda dalam proses menetukan, merancang, membangun, dan menggunakan sistem bisnis.Studi kasus pada Rumah Sakit Queen Latifa memperlihatkan bahwa arsitektur keamanan SABSA dapat diintegrasikan secara sinergis dengan arsitektur organisasi (TOGAF) untuk menghasilkan Security Architecture yang baik.Hasil dari penelitian ini menjadi pertimbangan kepada pihak Rumah Sakit sebagai pemegang keputusan Queen Latifa mengenai implementasi dari hasil analisa dan peningkatan sistem keamanan dengan framework SABSA.Peneliti menyarankan kepada stakeholder dan pimpinan Rumah Sakit Queen Latifa turut berpartisipasi dalam pengembangan EISA sehingga informasi mengenai proses bisnis dan komponen didalamnya dapat digali lebih dalam sehingga dapat menciptakan EISA yang lebih baik lagi.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan penerapan framework SABSA pada lingkungan kesehatan yang lebih beragam, seperti rumah sakit dengan skala kecil atau daerah terpencil, untuk mengevaluasi adaptabilitas dan efektivitasnya. Selain itu, studi dapat fokus pada integrasi SABSA dengan teknologi baru seperti AI atau IoT dalam sistem informasi kesehatan, serta mengeksplorasi dampaknya terhadap keamanan data dan privasi pasien. Terakhir, penelitian dapat mengkaji perbandingan antara SABSA dengan standar keamanan lainnya, seperti ISO 27001, untuk menentukan pendekatan terbaik dalam konteks spesifik sektor kesehatan.

Read online
File size569.06 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test