UNSRIUNSRI
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)Anaerobic ammonium oxidation (anammox) sebagai salah satu pendekatan baru secara biologi untuk menghilangkan nitrogen dianggap lebih murah biayanya dibandingkan dengan kombinasi proses nitrifikasi dan denitrifikasi. Namun, bioreaktor anammox kebanyakan dieksplorasi pada suhu tinggi (> 300C) dimana diperlukan sistem pengendalian suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan proses anammox untuk menghilangkan nitrogen dengan konsentrasi tinggi pada suhu lingkungan yang digunakan untuk pengolahan air limbah di negara tropis. Dalam penelitian ini, dipakai sebuah Reaktor kolom biofilm up-flow, dimana pada bagian atas kolom ditempatkan bahan poliester non-woven berpori sebagai pembawa untuk menempelkan bakteri anammox, telah dioperasikan tanpa sistem pemanas. Laju penghilangan nitrogen maksimum (NRR) sebesar 1,05 kg-N m3 d-1 telah dicapai pada hari operasi ke 178 dengan efisiensi total penghilangan nitrogen (TN) sebesar 74%. Hal ini menunjukkan bahwa reaktor kolom biofilm anammox telah berhasil diterapkan untuk menghilangkan nitrogen dengan konsentrasi cukup tinggi dari air limbah sintetis pada suhu yang cukup rendah.
Penghilangan nitrogen melalui pengolahan air limbah sintetis menggunakan reaktor kolom biofilm anammox telah berhasil dioperasikan.Dalam penelitian ini, penerapan proses anammox untuk pengolahan air limbah pada suhu moderat rendah (25-27°C) dilakukan tanpa sistem pemanas air.Efisiensi penghilangan total nitrogen sebesar 74% dicapai dalam 178 hari operasi reaktor dengan laju penghilangan nitrogen maksimum (NRR) sebesar 1,05 kg-N m3 d-1.
Untuk meningkatkan efisiensi penghilangan nitrogen, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan pembawa biofilm alternatif yang lebih efektif dalam menempelkan bakteri anammox. Selain itu, studi tentang pengaruh variasi suhu moderat terhadap aktivitas bakteri anammox dapat dilakukan untuk memperluas rentang operasional reaktor. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengembangan sistem pengendalian HRT (Hydraulic Retention Time) yang lebih dinamis untuk meningkatkan kapasitas pengolahan nitrogen tanpa mengurangi efisiensi.
| File size | 253.84 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSRIUNSRI Hasil pengukuran kadar NO2 menunjukkan nilai 45-227 µg/Nm³/Jam. Hasil pengukuran kualitas udara ambient karbon monoksida (CO) menunjukkan kisaran nilaiHasil pengukuran kadar NO2 menunjukkan nilai 45-227 µg/Nm³/Jam. Hasil pengukuran kualitas udara ambient karbon monoksida (CO) menunjukkan kisaran nilai
UNJAUNJA Oleh karena itu, pengajaran menulis EFL harus menekankan instruksi tata bahasa yang eksplisit dan terarah, umpan balik korektif, serta kesadaran kontrasOleh karena itu, pengajaran menulis EFL harus menekankan instruksi tata bahasa yang eksplisit dan terarah, umpan balik korektif, serta kesadaran kontras
UNSRIUNSRI Hasil karakterisasi menggunakan XRD menunjukkan intensitas tertinggi sekitar sudut 2θ = 26. Karakterisasi SnO2-Fe3O4 menggunakan FTIR menunjukkan pitaHasil karakterisasi menggunakan XRD menunjukkan intensitas tertinggi sekitar sudut 2θ = 26. Karakterisasi SnO2-Fe3O4 menggunakan FTIR menunjukkan pita
ITENASITENAS Limbah cair tahu dihasilkan dari berbagai tahap proses pembuatan tahu dan mengandung senyawa nitrogen dan fosfat yang tinggi, menyebabkan bau tidak sedapLimbah cair tahu dihasilkan dari berbagai tahap proses pembuatan tahu dan mengandung senyawa nitrogen dan fosfat yang tinggi, menyebabkan bau tidak sedap
UBTUBT Dari penelitian ini beton yang diberi abu terbang sebanyak 15% pada umur 28 hari menghasilkan kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan dengan subtitusiDari penelitian ini beton yang diberi abu terbang sebanyak 15% pada umur 28 hari menghasilkan kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan dengan subtitusi
STKIP JBSTKIP JB Permasalahan utama meliputi: (1) proses produksi kopi masih konvensional menggunakan wajan, sehingga hasil sangrai tidak merata dan kapasitas produksiPermasalahan utama meliputi: (1) proses produksi kopi masih konvensional menggunakan wajan, sehingga hasil sangrai tidak merata dan kapasitas produksi
UTUT Konflik yang terjadi tidak hanya tentang perbedaan pendapat dalam hal mengurus rumah tetapi konflik juga timbul karena perbedaan pendapat dalam mengasuhKonflik yang terjadi tidak hanya tentang perbedaan pendapat dalam hal mengurus rumah tetapi konflik juga timbul karena perbedaan pendapat dalam mengasuh
UNSRIUNSRI Proses penurunan menggunakan bantuan pelarut n-heksan dengan perbandingan 1:1, 1:2, 2:3 dan 3:2. Hasil menunjukkan resin anion lewatit monoplus M500 lebihProses penurunan menggunakan bantuan pelarut n-heksan dengan perbandingan 1:1, 1:2, 2:3 dan 3:2. Hasil menunjukkan resin anion lewatit monoplus M500 lebih
Useful /
UNSRIUNSRI Mg/Al-LDH terinterkalasi APHB disintesis melalui proses co-assembly nanosheet Mg/Al-LDH dan APHB. Mg/Al-LDH terimobilisasi APHB disintesis secara tidakMg/Al-LDH terinterkalasi APHB disintesis melalui proses co-assembly nanosheet Mg/Al-LDH dan APHB. Mg/Al-LDH terimobilisasi APHB disintesis secara tidak
UNSRIUNSRI Efektivitas metode untuk menurunkan nilai kekeruhan hingga 99,84%; warna 99,33%, kadar kromium 62,5%; TSS 33,68%; TDS 66,59% serta menaikan pH dari 5,64Efektivitas metode untuk menurunkan nilai kekeruhan hingga 99,84%; warna 99,33%, kadar kromium 62,5%; TSS 33,68%; TDS 66,59% serta menaikan pH dari 5,64
UNSRIUNSRI Dari hasil penelitian diperoleh reaksi mengikuti mekanisme reaksi orde dua dengan kecepatan reaksi k2 0,0023 g mg-1 min-1 dan secara termodinamika mengikutiDari hasil penelitian diperoleh reaksi mengikuti mekanisme reaksi orde dua dengan kecepatan reaksi k2 0,0023 g mg-1 min-1 dan secara termodinamika mengikuti
ESDMESDM Karena proses pendangkalan pada laut tersebut akibat arus sejajar pantai, maka pulau kecil ini secara berangsur bersatu dengan Pulau Bali membentuk TomboloKarena proses pendangkalan pada laut tersebut akibat arus sejajar pantai, maka pulau kecil ini secara berangsur bersatu dengan Pulau Bali membentuk Tombolo