UnlaUnla

JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memainkan peran penting dalam pengembangan ekonomi lokal, namun banyak yang menghadapi tantangan dalam manajemen kas yang dapat memengaruhi likuiditas dan kelangsungan bisnis. Studi ini bertujuan untuk menganalisis arus kas 2025 Joejoe Creative, UKM di Kabupaten Garut, dan mengevaluasi kondisi likuiditasnya menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif kuantitatif. Analisis ini menerapkan metode tidak langsung berdasarkan PSAK 207 (sebelumnya PSAK 2) dan mengevaluasi arus kas operasional, investasi, dan pendanaan, arus kas bebas, rasio arus kas operasional terhadap laba bersih, rasio investasi terhadap arus kas operasional, rasio arus kas bebas terhadap arus kas operasional, dan pertumbuhan kas. Rasio current ratio dan cash ratio tidak dihitung karena laporan keuangan melaporkan kewajiban lancar nol, yang membuat rasio tersebut tidak relevan untuk kasus ini. Hasil menunjukkan arus kas operasional positif sebesar Rp785.274.053, arus kas keluar investasi sebesar Rp49.431.912, tidak ada arus kas pendanaan sebesar Rp735.842.141. Kas meningkat dari Rp585.218.159 menjadi Rp1.321.060.300 selama 2025. Temuan ini menunjukkan generasi kas internal yang kuat, cadangan likuiditas yang signifikan, dan kemampuan untuk mempertahankan kas yang dihasilkan secara internal. Hasil ini bersifat deskriptif untuk periode 2025 dan tidak boleh diinterpretasikan sebagai prediksi statistik likuiditas masa depan.

Berdasarkan analisis arus kas 2025, Joejoe Creative menunjukkan posisi likuiditas yang menguntungkan dengan arus kas operasional positif sebesar Rp785.053, arus kas keluar investasi sebesar Rp49.912, tidak ada arus kas pendanaan, dan arus kas bebas positif sebesar Rp735.300, menunjukkan bahwa generasi kas operasional cukup untuk mendanai investasi yang tercatat sambil mempertahankan cadangan kas yang signifikan.Rasio arus kas operasional terhadap laba bersih sebesar 1.12, rasio investasi terhadap arus kas operasional sebesar 6,29%, rasio arus kas bebas terhadap arus kas operasional sebesar 93,71%, dan pertumbuhan kas sebesar 125,74% semakin mendukung penilaian tentang generasi kas internal yang kuat selama periode tersebut.Namun, karena laporan keuangan melaporkan kewajiban nol, rasio current ratio, cash ratio, dan kapasitas pembayaran utang aktual tidak dapat dievaluasi secara bermakna.Oleh karena itu, studi ini menyimpulkan bahwa informasi arus kas berguna untuk mengevaluasi kondisi likuiditas yang diamati dari UKM ini pada tahun 2025, tetapi hasilnya tidak boleh diinterpretasikan sebagai prediksi statistik likuiditas masa depan.Penelitian lanjutan perlu menggabungkan beberapa periode dan data kewajiban lengkap untuk mengevaluasi tren likuiditas dan hubungan prediktif secara lebih robust.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan kebijakan pemerintah terhadap likuiditas UKM di daerah tertentu. Selain itu, penelitian perlu mengembangkan model prediksi likuiditas berbasis data historis arus kas dan faktor eksternal seperti inflasi atau perubahan permintaan pasar. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi perbedaan manajemen arus kas antara UKM yang beroperasi di sektor berbeda, seperti manufaktur dan jasa, untuk mengidentifikasi praktik optimal yang dapat disesuaikan dengan konteks lokal.

  1. Cash flow management and its effect on firm performance: Empirical evidence on non-financial firms of... doi.org/10.1371/journal.pone.0287135Cash flow management and its effect on firm performance Empirical evidence on non financial firms of doi 10 1371 journal pone 0287135
Read online
File size165.37 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test