POLTEKBAPOLTEKBA
JSHPJSHPPoliteknik ABC merupakan salah satu politeknik negeri yang menerapkan pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU), yang berkonsekuensi pada perubahan sistem kompensasi pegawai dari tunjangan kinerja menjadi remunerasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan implementasi kebijakan tunjangan kinerja dan remunerasi serta kaitannya dengan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Politeknik ABC. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tunjangan kinerja dan remunerasi memiliki perbedaan mendasar pada aspek dasar hukum, sumber pendanaan, mekanisme penilaian kinerja, serta sistem pembayaran. Meskipun implementasi remunerasi telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan mempertimbangkan prinsip proporsionalitas, kesetaraan, kepatutan, serta kinerja operasional BLU, peralihan kebijakan ini belum menghasilkan perubahan signifikan terhadap peningkatan kinerja substantif pegawai. Dampak yang terlihat lebih dominan pada aspek kepatuhan administratif dan kedisiplinan, sementara perubahan pola pikir, budaya kerja, dan perilaku kerja sebagaimana diamanatkan dalam reformasi birokrasi belum sepenuhnya tercapai. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas kebijakan remunerasi sangat bergantung pada kejelasan sistem penilaian kinerja, kualitas sosialisasi, serta internalisasi nilai kinerja dalam organisasi.
Implementasi kebijakan remunerasi di Politeknik ABC telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mempertimbangkan prinsip proporsionalitas, kesetaraan, kepatutan, serta kinerja operasional BLU.Secara keuangan, alokasi remunerasi menunjukkan konsistensi dan keberlanjutan karena disesuaikan dengan kemampuan pendapatan institusi.Namun demikian, hasil analisis kinerja menunjukkan bahwa peralihan dari tunjangan kinerja ke remunerasi belum menghasilkan perubahan yang signifikan terhadap peningkatan kinerja substantif pegawai.Peningkatan yang terjadi lebih terlihat pada aspek kepatuhan administratif dan kedisiplinan, sementara perubahan pola pikir, budaya kerja, dan perilaku kerja sebagaimana diharapkan dalam agenda reformasi birokrasi belum sepenuhnya tercapai.Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa perubahan sistem kompensasi dari tunjangan kinerja ke remunerasi tidak secara otomatis berdampak pada peningkatan kinerja pegawai.Efektivitas remunerasi sangat bergantung pada kejelasan sistem penilaian kinerja, tingkat pemahaman dan penerimaan pegawai, serta kualitas sosialisasi dan implementasi kebijakan.Oleh karena itu, diperlukan penguatan aspek manajerial dan kultural, khususnya dalam penyelarasan indikator kinerja, transparansi penilaian, dan internalisasi nilai kinerja, agar kebijakan remunerasi dapat berfungsi secara optimal sebagai instrumen strategis peningkatan kinerja dan kualitas layanan publik di lingkungan Politeknik ABC.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam mengenai efektivitas remunerasi dalam meningkatkan kinerja pegawai, khususnya dalam hal perubahan pola pikir, budaya kerja, dan perilaku kerja. Kedua, penelitian dapat fokus pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan implementasi kebijakan remunerasi oleh pegawai, termasuk aspek sosialisasi, pemahaman, dan penerimaan kebijakan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas remunerasi sebagai instrumen peningkatan kinerja dan kualitas layanan publik di lingkungan politeknik negeri. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan meningkatkan efektivitas kebijakan remunerasi di lingkungan politeknik negeri.
| File size | 571.38 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKBAPOLTEKBA Penelitian ini menggunakan independent sample t-test sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyekPenelitian ini menggunakan independent sample t-test sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek
POLTEKBAPOLTEKBA Chef dapat menggunakan teknik memasak dan bumbu yang memperkaya rasa hidangan tanpa harus mengorbankan kesehatan.mereka selalu menggunakan rempah-rempahChef dapat menggunakan teknik memasak dan bumbu yang memperkaya rasa hidangan tanpa harus mengorbankan kesehatan.mereka selalu menggunakan rempah-rempah
UnlaUnla Analisis Regresi Moderasi (MRA) menunjukkan bahwa profitabilitas memainkan peran moderasi signifikan dalam hubungan antara leverage dan pengungkapan CSR,Analisis Regresi Moderasi (MRA) menunjukkan bahwa profitabilitas memainkan peran moderasi signifikan dalam hubungan antara leverage dan pengungkapan CSR,
POLTEKBAPOLTEKBA Penggunaan platform media sosial, seperti Twitter, Ask. fm, Wattpad, AO3, dan AsianFanfiction. Serta penambahan elemen visual yang kreatif, menjadi faktorPenggunaan platform media sosial, seperti Twitter, Ask. fm, Wattpad, AO3, dan AsianFanfiction. Serta penambahan elemen visual yang kreatif, menjadi faktor
POLTEKBAPOLTEKBA Tradisi tanggui sebagai penutup kepala khas masyarakat Banjar kini mulai memudar akibat pengaruh modernisasi dan berkurangnya minat generasi muda, padahalTradisi tanggui sebagai penutup kepala khas masyarakat Banjar kini mulai memudar akibat pengaruh modernisasi dan berkurangnya minat generasi muda, padahal
POLTEKBAPOLTEKBA Periode pemberitaan yang dikaji sejak tanggal 7 sampai 15 Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framingPeriode pemberitaan yang dikaji sejak tanggal 7 sampai 15 Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing
POLTEKBAPOLTEKBA Keempatnya mengalami pertumbuhan yang cepat serta berdaya saing. Dengan mengembangkan sektor unggulan, akan membantu mengembalikan kondisi pasca-pandemiKeempatnya mengalami pertumbuhan yang cepat serta berdaya saing. Dengan mengembangkan sektor unggulan, akan membantu mengembalikan kondisi pasca-pandemi
STAIDHISTAIDHI Metode yang digunakan adalah metode penelitian participatory Action Research. Participatory Action Research yang biasa disingkat PAR merupakan kegiatanMetode yang digunakan adalah metode penelitian participatory Action Research. Participatory Action Research yang biasa disingkat PAR merupakan kegiatan
Useful /
SINERGISSINERGIS Populasi penelitian adalah seluruh ibu akseptor KB suntik di PMB Ani Farmadiani sebanyak 95 orang dengan pemberian suntik KB 1 bulan dan 3 bulan, denganPopulasi penelitian adalah seluruh ibu akseptor KB suntik di PMB Ani Farmadiani sebanyak 95 orang dengan pemberian suntik KB 1 bulan dan 3 bulan, dengan
STAIDHISTAIDHI Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian nasional, namun banyak di antaranya belum memiliki pemahaman memadai tentang perhitunganUsaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian nasional, namun banyak di antaranya belum memiliki pemahaman memadai tentang perhitungan
STAIDHISTAIDHI Terdapat hubungan yang erat antara personal hygene santri dengan pengalaman penyakit scabies santri. Oleh karena itu, penerapan perilaku hidup bersih danTerdapat hubungan yang erat antara personal hygene santri dengan pengalaman penyakit scabies santri. Oleh karena itu, penerapan perilaku hidup bersih dan
STAIDHISTAIDHI Tingkat pengetahuan peserta sebelum diadakan penyuluhan sebesar 20% dari total peserta telah mengetahui bahaya boraks dan adanya tanaman yang dapat digunakanTingkat pengetahuan peserta sebelum diadakan penyuluhan sebesar 20% dari total peserta telah mengetahui bahaya boraks dan adanya tanaman yang dapat digunakan