PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI

Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat)Jurnal Pustaka Medika (Pusat Akses Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat)

Buah dan sayur merupakan makanan kaya vitamin, mineral dan serat yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun konsumsi buah dan sayur di kalangan remaja terutama mahasiswa masih rendah. Rendahnya konsumsi buah dan sayur pada usia remaja dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif di usia dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan, sikap dan ketersediaan buah dan sayur pada mahasiswa. Penelitian ini berjenis analitik kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner beserta lembar Semi Quantitative Food Frequency Questionaire (SQ-FFQ) untuk melihat konsumsi buah dan sayur. Diolah dengan program statistik, dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square untuk melihat hubungan variabel dependen (konsumsi buah dan sayur) dengan variabel independen (pengetahuan, sikap, dan ketersediaan buah dan sayur). Sampel berjumlah 106 mahasiswa aktif kesehatan masyarakat UHAMKA Jakarta angkatan 2020/2021, dipilih dengan teknik accidental sampling. Hasil dari penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara konsumsi buah dan sayur dengan pengetahuan (Pvalue = 0,021), sikap (Pvalue = 0,027), dan ketersediaan buah dan sayur (Pvalue = 0,044). Mahasiswa cenderung kurang mengonsumsi buah dan sayur karena memiliki pengetahuan gizi yang rendah, sikap yang negatif, dan ketersediaan buah dan sayur yang kurang baik sehingga diperlukan upaya meningkatkan pengetahuan gizi dan kesadaran dalam penyediaan buah dan sayur.

Berdasarkan hasil penelitian ini, pengetahuan gizi yang rendah, sikap yang negatif dan ketersediaan buah dan sayur di rumah yang kurang baik dapat berpengaruh pada kurangnya konsumsi buah dan sayur pada mahasiswa.Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan ketersediaan buah dan sayur di rumah dengan konsumsi buah dan sayur pada mahasiswa (Pvalue < 0,05).Mahasiswa perlu menambah pengetahuan gizi terkait pentingnya konsumsi buah dan sayur dengan banyak membaca buku, jurnal penelitian, seminar, video edukasi dan lainnnya yang bisa diakses di internet.Selain itu diharapkan mahasiswa lebih memperhatikan asupan buah dan sayur setiap hari dengan cara menyediakan buah dan sayur di rumah jika buah dan sayur tidak tersedia.

Untuk meningkatkan konsumsi buah dan sayur pada mahasiswa, perlu dilakukan intervensi yang fokus pada peningkatan pengetahuan gizi dan kesadaran akan pentingnya konsumsi buah dan sayur. Hal ini dapat dilakukan melalui seminar, pelatihan, atau penyuluhan yang melibatkan mahasiswa secara aktif. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan ketersediaan buah dan sayur di lingkungan mahasiswa, seperti menyediakan buah dan sayur di kantin kampus atau mendorong mahasiswa untuk membawa buah dan sayur dari rumah. Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas intervensi-intervensi ini dalam meningkatkan konsumsi buah dan sayur pada mahasiswa dan mengukur dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan mereka.

  1. Perbedaan Komponen Ketahanan Pangan Pada Mahasiswa Gizi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Selama... doi.org/10.33085/jdg.v4i2.5083Perbedaan Komponen Ketahanan Pangan Pada Mahasiswa Gizi Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka Selama doi 10 33085 jdg v4i2 5083
  2. ANALISIS SIKAP, PENGETAHUAN, KETERSEDIAAN BUAH DAN SAYUR DENGAN KONSUMSI BUAH, SAYUR DAN STATUS GIZI... doi.org/10.36086/jpp.v14i1.396ANALISIS SIKAP PENGETAHUAN KETERSEDIAAN BUAH DAN SAYUR DENGAN KONSUMSI BUAH SAYUR DAN STATUS GIZI doi 10 36086 jpp v14i1 396
Read online
File size185.82 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test