YAMASIYAMASI

Jurnal Kesehatan Yamasi MakassarJurnal Kesehatan Yamasi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase distribusi berbagai jenis vaksin COVID-19 yang diberikan di Puskesmas Gentungan. Menggunakan pendekatan deskriptif non-eksperimental, penelitian ini menganalisis data yang ada tanpa intervensi pada subjek uji, dengan memanfaatkan metode pengumpulan data retrospektif. Populasi penelitian terdiri dari 9.000 individu, dari mana sampel sebanyak 383 peserta dipilih. Hasil penelitian menunjukkan distribusi penggunaan vaksin sebagai berikut: Sinovac diberikan kepada 236 individu (61,61%), Pfizer kepada 61 individu (15,92%), Moderna kepada 53 individu (13,83%), dan AstraZeneca kepada 33 individu (8,61%). Sinovac adalah vaksin yang paling sering diberikan, kemungkinan karena ketersediaannya yang melimpah dan kurangnya pilihan yang diberikan kepada masyarakat terkait pemilihan vaksin.

Puskesmas Gentungan menggunakan beberapa jenis vaksin dalam program vaksinasi COVID-19, yaitu Sinovac, Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca.Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 383 orang, yang mencakup 99,97% dari total penggunaan vaksin COVID-19 di puskesmas tersebut.Distribusi penggunaan vaksin menunjukkan bahwa Sinovac adalah yang paling banyak digunakan, dengan 236 orang (61,61%), diikuti oleh Pfizer (61 orang, 15,92%), Moderna (53 orang, 13,83%), dan AstraZeneca (33 orang, 8,61%).Tingginya penggunaan Sinovac disebabkan oleh ketersediaan yang memadai serta kepercayaan masyarakat sekitar Puskesmas Gentungan terhadap vaksin tersebut.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas vaksin berdasarkan usia penerima, karena distribusi usia dalam studi ini bervariasi dan mungkin memengaruhi respons imun. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi strategi distribusi vaksin di tingkat lokal untuk membandingkan efisiensi antara wilayah kerja Puskesmas Gentungan dengan daerah lain di Indonesia. Terakhir, penelitian tentang faktor-faktor psikologis dan sosial yang memengaruhi preferensi masyarakat terhadap jenis vaksin tertentu dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang kebijakan vaksinasi nasional.

Read online
File size339.54 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test