ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan SeniDewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni

Transformasi digital telah mengubah cara penyebaran budaya, termasuk Tari Melayu Riau yang saat ini menghadapi penurunan minat di kalangan generasi muda dan dominasi budaya populer. Platform media sosial seperti TikTok berkembang menjadi ruang belajar informal yang terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari remaja. Penelitian ini muncul dari celah antara ancaman penurunan minat terhadap Tari Melayu Riau dan keterbatasan studi yang secara khusus mengeksaminasi TikTok sebagai media untuk pelestarian dan pembelajaran tari tradisional dalam komunitas informal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi digital, termasuk observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi konten TikTok terkait Tari Melayu Riau. Temuan menunjukkan bahwa TikTok berfungsi sebagai ruang belajar partisipatif yang memfasilitasi proses observasi, imitasi, dan pemodelan gerakan, serta memfasilitasi komunitas pembelajaran lintas generasi. Namun, beberapa tantangan muncul, seperti komodifikasi budaya, pemahaman budaya yang dangkal, kesenjangan literasi digital, dan bias algoritma terhadap konten populer. Secara ilmiah, penelitian ini menawarkan pemahaman baru tentang transmisi budaya digital dan menekankan pentingnya strategi literasi budaya digital serta standar konten untuk menyeimbangkan inovasi media dengan autentisitas Tari Melayu Riau di era global.

Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok berfungsi sebagai ruang belajar informal, partisipatif, dan kolaboratif untuk pembelajaran budaya.Mekanisme observasi, imitasi, dan pemodelan, seperti yang dijelaskan dalam Teori Pembelajaran Sosial, terlihat melalui fitur interaktif TikTok seperti duet, komentar, dan sesi langsung.Proses Diffusion of Innovation juga muncul melalui kategori pengadopsi yang berbeda.pembuat konten dan instruktur tari sebagai inovator, komunitas budaya sebagai mayoritas awal, dan publik luas sebagai mayoritas akhir.Temuan ini menekankan pentingnya menyeimbangkan inovasi digital dengan autentisitas tradisional.TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan tetapi juga sebagai ruang negosiasi budaya di mana identitas dan nilai Melayu direkontekstualisasi melalui praktik digital kreatif.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan etnografi digital dan pedagogi budaya berbasis media sosial dengan mengusulkan model konseptual Transmisi Budaya Digital.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak algoritma TikTok terhadap visibilitas tari tradisional, pengembangan modul literasi digital untuk meningkatkan pemahaman budaya di kalangan pembuat konten, serta eksplorasi kolaborasi lintas budaya dalam konten TikTok. Studi tentang bagaimana algoritma memprioritaskan konten populer dapat membantu merancang strategi untuk mempromosikan tari tradisional secara efektif. Selain itu, penelitian tentang penggunaan TikTok sebagai media pendidikan budaya di sekolah dasar dapat memberikan wawasan tentang integrasi teknologi dalam kurikulum. Terakhir, studi tentang peran komunitas lokal dalam memastikan keaslian tari tradisional di platform digital dapat memperkaya pemahaman tentang pelestarian budaya di era digital.

  1. Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni. traditional dance preservation model mobile game design... jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/dewaruci/article/view/7084Dewa Ruci Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni traditional dance preservation model mobile game design jurnal isi ska ac index php dewaruci article view 7084
  2. Politik Identitas Melayu Islam sebagai Upaya Mewujudkan Budaya Berintegritas | Politicon : Jurnal Ilmu... journal.uinsgd.ac.id/index.php/politicon/article/view/11481Politik Identitas Melayu Islam sebagai Upaya Mewujudkan Budaya Berintegritas Politicon Jurnal Ilmu journal uinsgd ac index php politicon article view 11481
  3. EKSISTENSI TARI PERSEMBAHAN DI KUMPULAN SENI SERI MELAYU PADA MASA PANDEMI COVID-19 | Koba : Jurnal Pendidikan... journal.uir.ac.id/index.php/koba/article/view/12561EKSISTENSI TARI PERSEMBAHAN DI KUMPULAN SENI SERI MELAYU PADA MASA PANDEMI COVID 19 Koba Jurnal Pendidikan journal uir ac index php koba article view 12561
Read online
File size1.24 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test