AGEBJAGEBJ

AGEBJAGEBJ

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan Starbucks di Malaysia dalam mempertahankan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris, dengan mengumpulkan data primer melalui teknik survei online. Studi ini menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan informasi dari pelanggan Starbucks di Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kopi (β = 0,290) dan lokasi yang nyaman (β = 0,367) merupakan faktor signifikan dalam mempertahankan pelanggan. Namun, nilai yang dirasakan menunjukkan korelasi negatif yang mengejutkan (β = -0,453). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pelanggan menghargai program nilai tambah, mereka mungkin tidak menganggapnya sebagai faktor utama dalam keputusan mereka untuk kembali. Kualitas layanan dan inovasi menu juga tidak berpengaruh signifikan terhadap retensi. Lokasi preferensi muncul sebagai faktor terkuat yang mempengaruhi loyalitas pelanggan, diikuti oleh kualitas kopi. Temuan ini menyarankan bahwa Starbucks di Malaysia harus memprioritaskan lokasi yang nyaman dan mempertahankan kopi berkualitas tinggi untuk memaksimalkan retensi pelanggan. Penelitian lebih lanjut dapat menyelidiki lebih dalam alasan di balik hubungan yang tidak terduga antara nilai yang dirasakan dan retensi.

Berdasarkan analisis dan diskusi yang telah dilakukan dalam penelitian ini, kita memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang menentukan retensi pelanggan Starbucks di Malaysia.Penelitian ini memberikan informasi penting bagi Starbucks tentang cara meningkatkan bisnis mereka dengan membuka lebih banyak cabang di area perumahan.Pertama, nilai yang dirasakan memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap retensi pelanggan, yang berarti ketika nilai dan manfaat yang diterima oleh konsumen lebih tinggi dan lebih baik, retensi pelanggan akan menurun karena pelanggan tidak menganggapnya sebagai faktor penting.Kedua, kualitas layanan memiliki dampak negatif yang tidak signifikan terhadap retensi pelanggan, tetapi pelanggan puas dengan layanan yang efektif dan berkualitas tinggi yang disediakan oleh karyawan Starbucks, yang dapat memenuhi permintaan dan kebutuhan spesifik mereka.Ketiga, kualitas kopi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap retensi pelanggan.Pelanggan lebih cenderung setia pada kopi Starbucks karena kualitas kopinya, bukan karena lokasi cabang Starbucks.Keempat, preferensi lokasi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap retensi pelanggan.Pelanggan Starbucks puas dengan cabang Starbucks yang mudah diakses.Kelima, inovasi menu memiliki pengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap retensi pelanggan, tetapi sebagian besar pelanggan Starbucks puas dengan keragaman menu mereka, termasuk menu musiman dan rahasia.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih dalam alasan di balik hubungan yang tidak terduga antara nilai yang dirasakan dan retensi pelanggan. Selain itu, Starbucks dapat mempersonalisasi penawaran nilai untuk lebih selaras dengan preferensi pelanggan atau mengeksplorasi program loyalitas alternatif yang lebih kuat. Prioritas Starbucks dalam membuka cabang di area perumahan dengan akses transportasi umum yang mudah juga sangat penting. Pemeliharaan kopi berkualitas tinggi tetap menjadi hal yang utama. Dengan fokus pada kekuatan inti ini dan menyelidiki lebih dalam persepsi pelanggan tentang nilai, Starbucks Malaysia dapat menerapkan strategi yang ditargetkan untuk memperkuat loyalitas pelanggan dan memastikan kesuksesan jangka panjang.

  1. Service Quality in The Public Service: A Combination of SERVQUAL and Importance-Performance Analysis... ejournal.aibpmjournals.com/index.php/JICP/article/view/1323Service Quality in The Public Service A Combination of SERVQUAL and Importance Performance Analysis ejournal aibpmjournals index php JICP article view 1323
Read online
File size237.24 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test