LETIGESLETIGES

Applied Social Psychology StudiesApplied Social Psychology Studies

Parental neglect merupakan salah satu bentuk penganiayaan anak yang dapat menimbulkan tekanan emosional dan mengganggu perkembangan psikososial anak, khususnya pada masa praremaja ketika kebutuhan akan penerimaan, keterlibatan, dan otonomi mulai meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Brief Counseling dalam menurunkan tekanan emosional dan meningkatkan persepsi penerimaan orang tua pada anak praremaja yang mengalami indikasi parental neglect. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan single case design tipe AB. Subjek penelitian adalah seorang anak praremaja yang menunjukkan indikator parental neglect. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pengukuran berulang terhadap tingkat tekanan emosional serta persepsi penerimaan orang tua pada setiap sesi konseling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis visual terhadap perubahan level, tren, dan stabilitas data pada fase baseline (sebelum intervensi) dan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan emosional tetap tinggi dan relatif stabil selama intervensi belum diberikan, kemudian menurun secara konsisten setelah intervensi diberikan. Persepsi penerimaan orang tua juga meningkat selama fase intervensi dibandingkan fase baseline. Selain itu, perubahan pola data mengindikasikan adanya hubungan fungsional antara pelaksanaan Brief Counseling dan perbaikan kondisi emosional serta persepsi relasional anak, yang selaras dengan penjelasan Parental Acceptance-Rejection Theory (PARTheory).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Brief Counseling berpotensi menjadi intervensi yang efektif untuk membantu anak praremaja yang mengalami persepsi pengabaian orang tua serta menunjukkan bahwa SCED merupakan pendekatan yang bermanfaat dalam mengevaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis praktik.Namun, temuan ini masih terbatas karena hanya melibatkan satu partisipan dengan durasi intervensi yang singkat, sehingga penelitian selanjutnya perlu menggunakan desain SCED yang lebih kuat, melibatkan lebih banyak partisipan, serta melakukan pengukuran tindak lanjut untuk meningkatkan validitas dan generalisasi temuan.

Penelitian lanjutan perlu melibatkan lebih banyak partisipan dan desain SCED yang lebih kuat untuk meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, penting untuk memperpanjang durasi intervensi dan menambahkan pengukuran tindak lanjut untuk mengevaluasi keberlanjutan efek konseling. Penelitian juga sebaiknya mengintegrasikan data dari berbagai sumber seperti orang tua atau guru untuk mengurangi bias dalam laporan anak. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi pendekatan konseling berbasis keluarga untuk melibatkan perubahan perilaku orang tua dan pola komunikasi keluarga secara bersamaan.

  1. Bipolar Bozukluk ve Çocukluk Çağı Travması - Current Approaches in Psychiatry. bipolar... dergipark.org.tr/doi/10.5455/cap.20140719110459Bipolar Bozukluk ve yNocukluk yNa Travmas Current Approaches in Psychiatry bipolar dergipark tr doi 10 5455 cap 20140719110459
  2. "Introduction to Interpersonal Acceptance-Rejection Theory (IPARTheory) and Evidence" by Ronald... scholarworks.gvsu.edu/orpc/vol6/iss1/4Introduction to Interpersonal Acceptance Rejection Theory IPARTheory and Evidence by Ronald scholarworks gvsu edu orpc vol6 iss1 4
  3. Child Abuse as an Example of Coexistence of Emotional and Physical Trauma Among Children: An Academic... cureus.com/articles/85190-child-abuse-as-an-example-of-coexistence-of-emotional-and-physical-trauma-among-children-an-academic-overview-with-altmetric-perspectiveChild Abuse as an Example of Coexistence of Emotional and Physical Trauma Among Children An Academic cureus articles 85190 child abuse as an example of coexistence of emotional and physical trauma among children an academic overview with altmetric perspective
Read online
File size360.88 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test