UMIUMI

Majalah Ilmiah METHODAMajalah Ilmiah METHODA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh effective leadership, psychological safety, dan lack of social connection terhadap job retention karyawan di PTPN IV Regional I Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa effective leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap job retention, psychological safety juga berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan lack of social connection berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap job retention dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,581. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif, rasa aman psikologis, dan keterhubungan sosial berperan penting dalam meningkatkan retensi karyawan.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, penelitian ini menyimpulkan bahwa effective leadership, psychological safety, dan lack of social connection memiliki pengaruh signifikan terhadap job retention karyawan di PTPN IV Regional I Medan.Effective leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap job retention, menunjukkan bahwa kualitas kepemimpinan yang baik meningkatkan tingkat retensi karyawan.Psychological safety juga berpengaruh positif dan signifikan, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung, meningkatkan keinginan karyawan untuk bertahan.Sebaliknya, lack of social connection berpengaruh negatif dan signifikan, kurangnya hubungan sosial di tempat kerja dapat menurunkan kenyamanan kerja dan meningkatkan keinginan untuk meninggalkan organisasi.Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap job retention dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,581, menunjukkan bahwa variasi retensi karyawan dapat dijelaskan oleh faktor kepemimpinan, keamanan psikologis, dan hubungan sosial.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, bagaimana pengaruh kombinasi effective leadership dan psychological safety terhadap job retention dalam konteks organisasi yang berbeda, seperti sektor swasta atau pemerintahan? Kedua, apakah ada perbedaan pengaruh lack of social connection terhadap job retention antara karyawan dengan tingkat pengalaman yang berbeda? Ketiga, bagaimana peran teknologi dalam meningkatkan atau mengurangi lack of social connection di tempat kerja, terutama dalam era kerja hybrid dan digitalisasi?.

Read online
File size287.29 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test