ABHINAYAABHINAYA

Journal of Public Health and NursingJournal of Public Health and Nursing

Gangguan operasional dalam sistem perawatan kesehatan, termasuk kegagalan peralatan, gangguan teknologi informasi, kekurangan pasokan, dan hambatan alur kerja, sering kali mengganggu proses klinis dan efisiensi rumah sakit. Meskipun kegagalan operasional mungkin tidak selalu menyebabkan kerusakan langsung pada pasien, tetapi mereka berkontribusi secara signifikan terhadap penundaan perawatan, beban kerja staf, dan inefisiensi operasional. Banyak gangguan ini tetap tidak dilaporkan karena mekanisme pelaporan yang terfragmentasi dan transparansi yang terbatas dalam organisasi perawatan kesehatan. Sistem Pelaporan Varian Operasional (OVR) telah muncul sebagai platform pelaporan terstruktur yang dirancang untuk meningkatkan identifikasi, dokumentasi, dan manajemen gangguan operasional yang mempengaruhi proses perawatan pasien. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak implementasi sistem OVR di seluruh rumah sakit terhadap transparansi pelaporan, perilaku pelaporan staf, dan efisiensi resolusi operasional di institusi perawatan kesehatan tingkat terier. Studi observasional pre-post dilakukan di pusat medis akademik tingkat terier. Data insiden operasional dikumpulkan dari dua periode 12 bulan berturut-turut: fase pra-implementasi (Januari-Desember 2024) dan fase pasca-implementasi setelah penyebaran platform OVR digital (Januari-Desember 2025). Semua laporan insiden operasional yang diajukan oleh staf klinis dan non-klinis termasuk dalam analisis. Hasil utama termasuk frekuensi pelaporan, ketepatan waktu pelaporan, dan kinerja resolusi insiden. Pengukuran sekunder termasuk distribusi kategori insiden, kelengkapan laporan, pelaporan near-miss, dan indikator downtime operasional. Perbandingan statistik antara periode studi dilakukan menggunakan tes parametrik dan non-parametrik yang sesuai, sedangkan analisis time-series terputus digunakan untuk mengevaluasi tren pelaporan selama waktu. Total 412 insiden operasional didokumentasikan selama periode pra-implementasi dibandingkan dengan 1.038 insiden setelah implementasi OVR, mewakili peningkatan frekuensi pelaporan sebesar 152% (p < 0,001). Ketepatan waktu pelaporan meningkat secara signifikan, dengan proporsi insiden yang dilaporkan dalam 30 menit setelah pendeteksian meningkat dari 22,6% menjadi 52,1% (p < 0,001). Kelengkapan laporan juga meningkat secara substansial, dengan laporan yang sepenuhnya lengkap meningkat dari 47,6% menjadi 83,2%. Pelaporan near-miss meningkat dari 1,9% menjadi 6,1%, menunjukkan budaya keselamatan yang lebih baik dan transparansi. Efisiensi respons operasional meningkat secara signifikan, dengan waktu pengakuan median menurun dari 118 menit menjadi 36 menit dan waktu resolusi rata-rata menurun dari 9,4 jam menjadi 4,1 jam (p < 0,001). Downtime operasional bulanan berkurang sebesar 46,6%, dan proporsi insiden yang diselesaikan dalam perjanjian tingkat layanan yang didefinisikan meningkat dari 28,2% menjadi 59,0%. Implementasi sistem OVR meningkatkan secara signifikan transparansi operasional, perilaku pelaporan staf, dan efisiensi resolusi insiden. Temuan ini menunjukkan bahwa platform pelaporan operasional terstruktur dapat memperkuat kesadaran organisasi tentang gangguan operasional dan mendukung perbaikan sistem proaktif dalam lingkungan perawatan kesehatan yang kompleks.

Implementasi sistem Pelaporan Varian Operasional (OVR) terkait dengan peningkatan signifikan dalam transparansi, perilaku pelaporan, dan efisiensi respons operasional di lingkungan rumah sakit.Setelah implementasi, frekuensi insiden operasional yang dilaporkan meningkat secara substansial, disertai dengan peningkatan ketepatan waktu pelaporan, kelengkapan laporan, dan partisipasi multidisiplin dalam proses pelaporan.Selain itu, indikator respons operasional seperti waktu pengakuan insiden, waktu resolusi, dan downtime operasional menunjukkan perbaikan yang dapat diukur, menunjukkan bahwa platform pelaporan terstruktur memfasilitasi koordinasi yang lebih efisien antara departemen klinis dan departemen dukungan operasional.Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa sistem pelaporan operasional terpusat dapat memperkuat kesadaran organisasi tentang gangguan operasional, mempromosikan budaya transparansi, dan meningkatkan kemampuan rumah sakit untuk mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan tingkat sistem yang dapat mempengaruhi pengiriman perawatan kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk mengeksplorasi bagaimana sistem pelaporan varian operasional dapat diintegrasikan lebih lanjut ke dalam kerangka kerja kualitas dan keselamatan rumah sakit untuk mendukung identifikasi proaktif kerentanan sistem. Studi lanjutan dapat mengevaluasi bagaimana sistem pelaporan ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi pola gangguan operasional berulang dan mengimplementasikan intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan keandalan sistem. Kedua, penelitian dapat berfokus pada dampak jangka panjang dari sistem pelaporan operasional terhadap budaya keselamatan dan transparansi di lingkungan rumah sakit. Studi longitudinal dapat mengeksplorasi apakah peningkatan pelaporan insiden operasional yang diamati dalam penelitian ini dapat dipertahankan dan apakah hal itu berkontribusi pada perbaikan hasil pasien dan kualitas perawatan kesehatan. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki bagaimana sistem pelaporan operasional dapat digunakan untuk memantau dan meningkatkan kinerja operasional secara keseluruhan. Studi ini dapat mengevaluasi bagaimana data yang dikumpulkan melalui sistem pelaporan dapat digunakan untuk mengidentifikasi area perbaikan dan mengarahkan intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi downtime. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat lebih jauh menyelidiki peran sistem pelaporan varian operasional dalam memperkuat transparansi, meningkatkan kinerja operasional, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas perawatan kesehatan di lingkungan rumah sakit.

Read online
File size521.06 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test