IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

LABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi IslamLABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi Islam

Tujuan penelitian bertujuan untuk mengkaji dampak suku bunga, inflasi, dan nilai tukar rupiah terhadap harga saham Jakarta Islamic Indexs (JII) periode 2020-2022. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier dengan bantuan software SPSS versi 23. Indeks harga saham JII berfungsi sebagai variabel dependen, sementara suku bunga, inflasi, dan nilai tukar menjadi variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi memiliki pengaruh signifikan terhadap indeks JII, dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 4,168 (yang lebih besar dari t-tabel 2,037). Suku bunga tidak berpengaruh signifikan, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,682 dan t-hitung -0,414 (yang lebih kecil dari t-tabel 2,037). Sebaliknya, nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap indeks JII, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,003 dan t-hitung 3,173 (yang lebih besar dari t-tabel 2,037). Secara bersama-sama, inflasi, suku bunga, dan nilai tukar berpengaruh terhadap indeks JII, dengan nilai signifikansi 0,001 dan f-hitung 6,517 (yang lebih besar dari f-tabel 2,88).

Inflasi dan nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham Jakarta Islamic Index (JII), sedangkan suku bunga tidak berpengaruh signifikan.Secara bersama-sama, ketiga faktor tersebut berpengaruh terhadap indeks JII.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi meningkatkan harga saham JII, nilai tukar memengaruhi harga saham melalui volatilitas pasar, dan suku bunga tidak menunjukkan pengaruh signifikan pada indeks JII.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak faktor makroekonomi lainnya, seperti pertumbuhan ekonomi atau kebijakan moneter, terhadap indeks JII. Peneliti juga dapat menganalisis perbedaan pengaruh antara perusahaan yang berorientasi ekspor dan impor terhadap nilai tukar. Selain itu, studi tentang pengaruh fluktuasi harga komoditas internasional, seperti minyak bumi atau emas, terhadap indeks saham syariah di pasar modal Indonesia dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai dinamika pasar. Penelitian dapat dilakukan dengan memperluas jangka waktu analisis ke masa sebelum dan sesudah krisis ekonomi untuk melihat respons pasar terhadap volatilitas eksternal. Peneliti juga dapat membandingkan pengaruh faktor-faktor tersebut pada indeks pasar modal konvensional dan syariah untuk memahami perbedaan perilaku investor. Selain itu, penelitian tentang hubungan antara kebijakan syariah di pasar modal dan respons investor terhadap perubahan ekonomi dapat memberikan arahan untuk pengembangan pasar modal syariah yang lebih inklusif. Peneliti juga dapat mengevaluasi pengaruh krisis global, seperti pandemi atau perang, terhadap indeks JII dan membandingkannya dengan indeks pasar modal lainnya. Penelitian tentang pengaruh kebijakan fiskal pemerintah, seperti pajak atau subsidi, terhadap harga saham syariah juga dapat menjadi arah penelitian lanjutan. Selain itu, studi tentang peran media massa dalam membentuk ekspektasi investor terhadap pasar modal syariah dapat memberikan perspektif baru. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan model prediksi harga saham JII menggunakan data historis dan variabel makroekonomi untuk memperbaiki strategi investasi. Akhirnya, penelitian tentang pengaruh kepercayaan konsumen dan kestabilan politik terhadap performa indeks JII dapat memberikan wawasan tentang faktor non-ekonomi yang memengaruhi pasar modal.

Read online
File size307.19 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test