UEUUEU

Indonesian Journal of Nursing Health ScienceIndonesian Journal of Nursing Health Science

Halusinasi merupakan salah satu masalah yang banyak dialami oleh klien dengan skizofrenia. Tanda dan gejala yang dialami oleh klien halusinasi salah satunya adalah keluyuran yang menjadi hal mengkhawatirkan bagi keluarga. Keluarga yang merawat klien dengan halusinasi merasakan beban yang cukup berat dalam merawat klien. Adapun sumber beban pengasuh lainnya adalah tidak terpenuhi kebutuhan dan kesulitan dalam memberikan perawatan kepada klien. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menggambarkan manajemen kasus melalui pemberian psikoedukasi keluarga dan terapi suportif berbasis kebutuhan keluarga dalam merawat klien dengan halusinasi. Metode yang digunakan adalah case series. Manajemen kasus ini dilakukan pada 7 keluarga yang mendapatkan tindakan keperawatan ners, psikoedukasi keluarga, dan terapi suportif. Pengkajian awal pada keluarga menggunakan instrumen Camberwell Assessment of Need Short Appraisal Schedule (CANSAS) untuk mengkaji kebutuhan keluarga. Hasil analisa kasus menunjukkan perubahan pada kebutuhan keluarga yang pada saat sebelum diberikan tindakan tidak terpenuhi menjadi terpenuhi dan juga terjadi perubahan peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat klien dengan halusinasi. Tindakan keperawatan ners direkomendasikan dilakukan oleh perawat puskesmas serta psikoedukasi keluarga dan terapi suportif dapat dilakukan oleh perawat spesialis jiwa dalam membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang merawat klien dengan halusinasi.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan kebutuhan keluarga dan peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat klien dengan halusinasi setelah pemberian tindakan keperawatan ners, psikoedukasi keluarga, dan terapi suportif.Hasil ini merekomendasikan perlunya penelitian selanjutnya untuk melihat efektivitas pemberian psikoedukasi keluarga dan terapi suportif berbasis kebutuhan keluarga pada keluarga yang merawat klien halusinasi atau masalah keperawatan jiwa lainnya.Hasil penelitian ini dapat dijadikan evidence based dalam upaya mengembangkan standar asuhan keperawatan pada keluarga dan membandingkan keefektifan berbagai terapi yang dapat diberikan pada keluarga yang merawat klien dengan halusinasi.Selain itu, terapi psikoedukasi keluarga dan terapi suportif dapat dijadikan sebagai tindakan keperawatan terpadu dengan tindakan keperawatan secara umum dan tindakan medis dalam membantu pemenuhan kebutuhan keluarga.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi keluarga dan terapi suportif terhadap kesejahteraan mental keluarga pengasuh. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran komunitas dalam mendukung keluarga yang merawat klien skizofrenia melalui program pendidikan kesehatan jiwa berbasis lingkungan. Penelitian juga dapat mengkaji efektivitas kombinasi terapi suportif dengan teknologi digital, seperti aplikasi mobile, untuk meningkatkan aksesibilitas informasi dan dukungan bagi keluarga pengasuh di daerah pedesaan. Ketiga arah penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi holistik yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam mengatasi tantangan perawatan klien skizofrenia.

Read online
File size928.25 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test