UTPUTP

Jurnal Teknik Sipil LATERALJurnal Teknik Sipil LATERAL

Sistem feeder merupakan sistem transportasi yang bertujuan untuk melayani bagian kota yang berada di luar jangkauan moda transportasi utama. Sistem feeder dirancang untuk dapat digunakan pada kawasan pemukiman menuju koridor jalan utama sehingga menciptakan hierarki sistem transportasi umum yang lebih baik antara moda utama, moda cabang, moda pengumpan. Dengan diadakannya feeder ini ialah salah satunya menjadi tonggak untuk meningkatkan okupansi LRT (Light Rel Transit). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif dan efisien angkutan umum pengumpan feeder serta mengetahui karakteristik penumpang pengguna jasa feeder pada koridor 5, metode analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode campuran antara deskriptif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa latar belakang penumpang yang berbeda pada setiap titik pengamatan dan hasil dari kinerja feeder dengan nilai kerapatan kendaraan 0,322 kend/jam, waktu tunggu 6 menit, frekuensi kendaraan 4 – 5 kendaraan/km, kecepatan 17 km/jam, waktu tempuh 0,8 jam, apasitas operasional 11,4%, headway 12 menit, load factor 96% serta utilitas 230 km dalam satu hari beroperasi.

DJKA – Terminal Plaju didominasi oleh penumpang perempuan (73%), usia 30-50 tahun (41%), tidak bekerja (36%), pendidikan diploma (57%), pendapatan

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan sistem feeder pada rute lain di Kota Palembang untuk memperluas cakupan layanan. Selain itu, penelitian perlu mengidentifikasi preferensi penumpang terhadap tarif berbayar pada angkutan feeder LRT untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Terakhir, analisis integrasi sistem feeder dengan moda transportasi lain seperti bus atau sepeda listrik dapat menjadi arah studi baru untuk meningkatkan efisiensi sistem transportasi kota.

Read online
File size426.1 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test