RAHARJARAHARJA

ICIT JournalICIT Journal

Salah satu topik yang dipengaruhi oleh munculnya Revolusi Industri 4.0 adalah bahwa sumber daya manusia merupakan sistem value soft creation yang diperlukan penanganan yang berbeda. Keterampilan keras dilengkapi dengan kemudahan dan bagian dari IQ yang diperlukan untuk bekerja dan melakukan banyak hal lainnya. Penyebaran kuesioner menggunakan google form dan diperoleh responden yang mengisi sebanyak 600 responden. Jumlah kuesioner 60 butir dan analisis data hasil kuesioner menggunakan PLS-SEM Versi 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai faktor pengisian setidaknya 0.70 dan reliabilitas kombinasi 0.70, berarti butir kuesioner dinyatakan valid dan reliabel. Pengaruh langsung antara innovative creation skill terhadap networking digital adalah 0.824. Hasil pengolahan PLS diperoleh rerata communality adalah 0.876 dan rerata R Square adalah 0.875 sehingga indeks GoF adalah akar (0.875 x 0.876) adalah 0.767. Interpretasi indeks GoF merujuk pada Wetzel et al (2018) adalah 0.1 (Low GoF), 0.36 (GoF tinggi). Tingkat kecocokan model untuk pengukuran dan struktur secara keseluruhan termasuk kategori tinggi.

Pengembangan pengukuran soft competency era industri 4.0 menggunakan PLS-SEM terbukti valid dan reliabel.Pengaruh terbesar ditemukan antara learning agility dan learning dexterity, sementara pengaruh terkecil terjadi antara learning dexterity dan continual improvement.Model pengukuran memiliki tingkat kecocokan yang tinggi berdasarkan indeks GoF dan SRMR.Penelitian ini menunjukkan potensi aplikasi PLS-SEM dalam mengukur kompetensi soft di era digital.

1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model pengukuran soft competency yang lebih spesifik untuk sektor tertentu seperti kesehatan atau pendidikan, dengan mempertimbangkan konteks budaya lokal. 2. Studi eksploratif tentang dampak perubahan teknologi digital terhadap perkembangan soft competency di kalangan generasi muda, khususnya dalam konteks kerja jarak jauh. 3. Penggunaan metode alternatif seperti machine learning untuk memvalidasi hasil PLS-SEM, serta analisis perbandingan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam mengukur kompetensi non-teknis.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s42524-021-0153-5Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s42524 021 0153 5
Read online
File size434.58 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test