UBHINUSUBHINUS

SMATIKA JURNALSMATIKA JURNAL

Pada proses optical character recognition seringkali terjadi image yang corrupt sehingga hasil pengenalan karakter tidak sesuai dengan yang diinginkan atau bahkan tidak menghasilkan keluaran. Paper ini akan membahas proses restorasi citra menggunakan algoritma Hopfield menggunakan pemrograman Visual Basic 2010. Unit inputan yang akan diuji adalah pola karakter , x, dan o. Semua pola masukan tersebut disimpan dalam bentuk vektor berdimensi 3x3 dengan nilai 1 atau -1. Tujuan akhir dari proses restorasi adalah memperbaiki citra yang diberikan. Maka perlu dataset vektor untuk ujicoba dimana vektor pola untuk ujicoba tersebut merupakan pola karakter yang mirip dengan pola karakter , x, dan o. Sedangkan hasil restorasi yang diharapkan adalah program mampu memperbaiki vektor pola ujicoba dan menampilkan pola mana yang mirip dengannya.

Dari hasil percobaan perbaikan pola karakter menggunakan algoritma hopfield di atas diperoleh bahwa restorasi dapat berjalan dengan optimal pada vektor berdimensi 3x3, namun ada kemungkinan hasil restorasi dapat mengalami kesalahan pada vektor berdimensi lebih besar.Maka disarankan untuk penelitian mendatang bisa menggunakan vektor atau pixel yang lebih besar.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan algoritma Hopfield dengan menggunakan vektor atau pixel yang lebih besar untuk meningkatkan akurasi restorasi citra. Selain itu, dapat juga dieksplorasi penggunaan algoritma Hopfield untuk restorasi citra dengan noise yang lebih kompleks, seperti noise yang disebabkan oleh kualitas dokumen yang buruk atau dokumen yang berada dalam posisi miring. Terakhir, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menggabungkan algoritma Hopfield dengan teknik-teknik pengolahan citra lainnya, seperti filtering atau deblurring, untuk meningkatkan kualitas restorasi citra secara keseluruhan.

Read online
File size800.36 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test