UINMADURAUINMADURA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: GhancaranJurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: GhancaranBentuk leksikon alam dalam lagu daerah Madura berjudul Tanduk Majheng mencerminkan identitas budaya masyarakatnya. Lagu tersebut memuat pemikiran dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan secara turun-temurun. Penggunaan leksikon alam dalam lagu bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi media bagi masyarakat Madura untuk menyampaikan ide, nasihat, dan pandangan hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk leksikon alam yang digunakan dalam lagu daerah Madura berjudul Tanduk Majheng, serta hubungan yang terkandung dalam lagu Tanduk Majheng sebagai identitas budaya masyarakat Madura.
Lagu daerah Madura yang berjudul Tanduk Majheng memiliki tiga bentuk leksikon alam yang mencerminkan identitas kultural masyarakat pesisir Madura.Ketiga leksikon tersebut yaitu majhengan yang berarti pencari ikan, abental ombek yang bermakna berbantal ombak, dan asapok angen yang berarti berselimut angin.Pemilihan kata-kata ini bukan sekadar unsur estetika dalam lirik lagu, melainkan merupakan representasi kehidupan sehari-hari masyarakat Madura yang bermukim di kawasan pesisir.Leksikon majhengan secara langsung menggambarkan mata pencaharian utama mereka sebagai nelayan, sementara ungkapan abental ombek dan asapok angen merupakan gaya bahasa yang menunjukkan kedekatan mereka dengan unsur-unsur laut seperti ombak dan angin laut yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.Ketiga bentuk leksikon ini secara kolektif memberikan gambaran yang kuat tentang identitas budaya masyarakat Madura sebagai komunitas maritim yang kehidupannya sangat terikat dengan laut, baik secara ekonomi maupun budaya.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana leksikon alam dalam lagu-lagu daerah Madura merefleksikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Madura. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana lagu-lagu daerah Madura berfungsi sebagai sarana pendidikan dan pengajaran nilai-nilai budaya kepada generasi muda, serta bagaimana lagu-lagu tersebut dapat digunakan untuk melestarikan dan mempromosikan budaya Madura di era modernisasi.
| File size | 313.13 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PELITABANGSAPELITABANGSA Pelaksanaan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif dan Storytelling Destinasi Wisata berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan 50 pemuda lokal (PokdarwisPelaksanaan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif dan Storytelling Destinasi Wisata berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan 50 pemuda lokal (Pokdarwis
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Resiliensi ditandai dengan adanya kemampuan individu untuk bangkit tekanan emosional negatif yang dialami. Resiliensi dipengaruhi oleh beberapa faktorResiliensi ditandai dengan adanya kemampuan individu untuk bangkit tekanan emosional negatif yang dialami. Resiliensi dipengaruhi oleh beberapa faktor
UINMADURAUINMADURA Adapun metode penelitiannya menggunakan jenis kualitatif dengan ancangan hermeneutika. Sumber data ungkapan peribahasa diperoleh dari studi dokumentasiAdapun metode penelitiannya menggunakan jenis kualitatif dengan ancangan hermeneutika. Sumber data ungkapan peribahasa diperoleh dari studi dokumentasi
UINMADURAUINMADURA Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerusakan lingkungan yang terjadi di pedalaman Kalimantan Tengah yang terdapat dalam novel Coretan-CoretanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerusakan lingkungan yang terjadi di pedalaman Kalimantan Tengah yang terdapat dalam novel Coretan-Coretan
UINMADURAUINMADURA Metode penelitian ini menggunakan studi literatur, di mana melibatkan analisis terhadap literatur yang relevan, termasuk artikel ilmiah, buku, dan laporanMetode penelitian ini menggunakan studi literatur, di mana melibatkan analisis terhadap literatur yang relevan, termasuk artikel ilmiah, buku, dan laporan
UINMADURAUINMADURA Hewan-hewan yang memiliki nilai karakter negatif bersejajar dengan ungkapan-ungkapan seperti makian, pujian, dsb. yang menggunakan simbol-simbol hewan.Hewan-hewan yang memiliki nilai karakter negatif bersejajar dengan ungkapan-ungkapan seperti makian, pujian, dsb. yang menggunakan simbol-simbol hewan.
UINMADURAUINMADURA Integrasi kearifan lokal berbasis ekologi dalam pendidikan perlu dilakukan untuk meningkatkan ekoliterasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanIntegrasi kearifan lokal berbasis ekologi dalam pendidikan perlu dilakukan untuk meningkatkan ekoliterasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
UINMADURAUINMADURA Seluruh tahapan ini ditandai dengan adanya peningkatan dalam mengenal huruf, mengulang kosakata baru, kemampuan memahami dua instruksi sederhana, sertaSeluruh tahapan ini ditandai dengan adanya peningkatan dalam mengenal huruf, mengulang kosakata baru, kemampuan memahami dua instruksi sederhana, serta
Useful /
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Dampak implementasi nilai profetik adalah terbentuknya lembaga pendidikan bermutu tinggi yang mampu memberikan pelayanan prima dan menghasilkan lulusanDampak implementasi nilai profetik adalah terbentuknya lembaga pendidikan bermutu tinggi yang mampu memberikan pelayanan prima dan menghasilkan lulusan
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Fintech syariah memiliki peran penting dalam meningkatkan akses pembiayaan bagi generasi milenial melalui mediasi persepsi, kepercayaan, dan perilaku keuanganFintech syariah memiliki peran penting dalam meningkatkan akses pembiayaan bagi generasi milenial melalui mediasi persepsi, kepercayaan, dan perilaku keuangan
UINMADURAUINMADURA Pembelajaran yang terintegrasi dengan kesadaran lingkungan berpotensi besar dalam membentuk green behavior siswa.melalui pendekatan ini, siswa belajarPembelajaran yang terintegrasi dengan kesadaran lingkungan berpotensi besar dalam membentuk green behavior siswa.melalui pendekatan ini, siswa belajar
UINMADURAUINMADURA Selanjutnya dilakukan analisis data dengan pengorganisasian, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat aspekSelanjutnya dilakukan analisis data dengan pengorganisasian, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat aspek