UINMADURAUINMADURA

IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan SyariahIQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah

Restrukturisasi saat ini diperpanjang hingga 2023 dikarenakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah masih terdampak covid-19. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan Bank BTN Syariah KCS Pasar Minggu terhadap restrukturisasi pembiayaan bermasalah pada produk KPR dengan berdasarkan POJK Nomor 11/POJK.03/2020, POJK Nomor 48/POJK.03/2020, POJK Nomor 17 /POJK.03/2021 dan Fatwa DSN MUI No. 48/DSN-MUI/II/2005. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan subjek yang diambil adalah Unit Head Collection, 2 Staff Collection dan 5 Nasabah Restrukturisasi Pembiayaan KPR. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan kebijakan restrukturisasi yang dibuat oleh OJK membantu meningkatkan perekonomian di Indonesia dengan pihak nasabah yang dapat perpanjangan waktu pembayaran dari pihak bank sehingga dapat memenuhi kewajiban pembayarannya pada waktu yang telah ditentukan. Selain itu, ketentuan restrukturisasi yang ditetapkan oleh DSN MUI dilaksanakan dengan sangat baik dan mencerminkan praktik keuangan syariah yang selaras dengan tujuan syariah (Maqasid al-Syariah) dan sekaligus memperkuat perekonomian nasional.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme restrukturisasi di BTN Syariah KCS Pasar Minggu efektif dalam membantu nasabah terdampak Covid-19, mengembalikan kolektibilitas pembiayaan menjadi lancar sesuai POJK No.03/2020, dan menunjukkan perbaikan rasio NPF secara signifikan.Penerapan restrukturisasi didasarkan pada prinsip kehati-hatian dalam menganalisa kemampuan bayar nasabah (POJK No.48/DSN-MUI/II/2005 mengenai tidak ada penambahan total pembiayaan serta kesepakatan para pihak melalui addendum.Bank BTN Syariah KCS Pasar Minggu menawarkan dua jenis restrukturisasi utama, yaitu Penjadwalan Ulang Sisa Tunggakan (PUST) dan Penjadwalan Ulang Sisa Pembiayaan (PUSP), yang dapat dikombinasikan dengan Grace Period, dengan batas waktu implementasi hingga Maret 2023.

Melihat pentingnya restrukturisasi pembiayaan di masa sulit dan potensi besar perbankan syariah, ada beberapa arah penelitian menarik yang bisa digali lebih lanjut. Pertama, akan sangat berharga untuk menganalisis perbandingan efektivitas kebijakan restrukturisasi pembiayaan bermasalah tidak hanya pada produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) seperti dalam studi ini, tetapi juga pada beragam jenis pembiayaan syariah lainnya, misalnya pembiayaan modal kerja atau investasi, di berbagai bank syariah yang berbeda. Studi komparatif ini dapat mengungkap praktik terbaik dan tantangan unik yang mungkin muncul di luar konteks satu produk atau satu bank, memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang ketahanan sektor ini. Kedua, sangat penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari program restrukturisasi ini terhadap kondisi keuangan nasabah. Penelitian dapat mengeksplorasi secara mendalam apakah nasabah yang telah direstrukturisasi benar-benar mencapai stabilitas finansial dalam jangka panjang, atau apakah mereka rentan kembali mengalami kesulitan setelah masa stimulus berakhir, serta bagaimana loyalitas mereka terhadap bank syariah terbentuk pasca-pengalaman ini. Ini akan memberikan wawasan kritis tentang keberlanjutan manfaat restrukturisasi dari sudut pandang nasabah. Ketiga, mengingat perkembangan teknologi yang pesat, studi lanjutan bisa mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi digital, seperti analisis data besar atau kecerdasan buatan, untuk meningkatkan efisiensi dan keakuratan dalam proses penyeleksian dan analisis kelayakan nasabah restrukturisasi. Pertanyaan penelitian dapat berpusat pada bagaimana teknologi dapat mengidentifikasi nasabah yang paling membutuhkan dan paling mungkin berhasil dengan restrukturisasi, serta bagaimana teknologi dapat mengoptimalkan sistem pengawasan dan pendampingan pasca-restrukturisasi. Hal ini diharapkan dapat memberikan solusi inovatif untuk perbankan syariah di masa depan.

Read online
File size345.56 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test