INAISINAIS

Jurnal Sahid Mengabdi : Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Sahid Mengabdi : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Institut Agama Islam Sahid Bogor bersama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan, bertujuan untuk memperkuat kerjasama pendidikan di sektor perkebunan melalui penerapan strategi komunikasi hubungan masyarakat yang efektif. Menggunakan pendekatan partisipatif, kegiatan ini melibatkan analisis kebutuhan dan perancangan strategi komunikasi yang didasarkan pada prinsip komunikasi dua arah dan manajemen hubungan yang saling menguntungkan. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan komunikasi antara Direktorat Jenderal Perkebunan dan lembaga pendidikan, yang menghambat terbentuknya tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri perkebunan. Penerapan strategi komunikasi yang dialogis dan inklusif terbukti mampu meningkatkan koordinasi dan efektivitas kerja sama antar pemangku kepentingan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi hubungan masyarakat memiliki peran krusial dalam membangun sinergi yang berkelanjutan, dan dapat menjadi model pengembangan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri perkebunan di Indonesia.

Pengabdian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi Humas yang efektif sangat penting dalam memperkuat kerja sama antara Direktorat Jenderal Perkebunan (DJ Perkebunan) dan lembaga pendidikan di sektor perkebunan.Penerapan prinsip komunikasi dua arah dan pengelolaan hubungan yang berbasis pada kepercayaan dan kolaborasi telah berhasil mengatasi kesenjangan komunikasi yang ada, serta meningkatkan efektivitas kerja sama.DJ Perkebunan dan lembaga pendidikan perlu memperkuat saluran komunikasi yang lebih inklusif dan terbuka untuk menciptakan tenaga kerja yang lebih terampil dan sesuai dengan kebutuhan industri.Evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan yang lebih terstruktur dan dialogis dalam komunikasi dapat meningkatkan koordinasi antara sektor pendidikan dan industri perkebunan secara signifikan.Ke depannya, DJ Perkebunan dan lembaga pendidikan sebaiknya terus memperkuat komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin melalui forum diskusi berkala, pelatihan bersama, dan penggunaan teknologi komunikasi yang lebih efektif.Selain itu, penting untuk memperkenalkan kebijakan yang mendukung kolaborasi antara sektor pendidikan dan industri perkebunan, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri.Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengembangan kerja sama yang lebih produktif dan berkelanjutan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas tenaga kerja di sektor perkebunan.

Untuk memperkuat kerja sama pendidikan di sektor perkebunan, penting untuk mengembangkan strategi komunikasi yang lebih inklusif dan dialogis. Hal ini dapat dicapai dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam proses komunikasi, termasuk lembaga pendidikan, industri perkebunan, dan masyarakat sekitar. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan koordinasi dan pemahaman antara sektor pendidikan dan industri, dengan menggunakan teknologi komunikasi yang lebih efektif. Dengan demikian, dapat diciptakan tenaga kerja yang lebih terampil dan sesuai dengan kebutuhan industri, serta mendorong pertumbuhan sektor perkebunan yang lebih berkelanjutan. Pengabdian ini dapat menjadi model pengembangan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri perkebunan di Indonesia, dan diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas tenaga kerja di sektor perkebunan.

  1. PUBLIC RELATIONS COMMUNICATION STRATEGY IN STRENGTHENING EDUCATIONAL COLLABORATION IN THE PLANTATION... doi.org/10.56406/jsm.v4i1.670PUBLIC RELATIONS COMMUNICATION STRATEGY IN STRENGTHENING EDUCATIONAL COLLABORATION IN THE PLANTATION doi 10 56406 jsm v4i1 670
Read online
File size119.62 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test