JANITRAJANITRA

Jurnal Janitra Informatika dan Sistem InformasiJurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi

Listrik adalah kebutuhan utama di berbagai bidang aktivitas. Konservasi energi adalah kunci untuk mengatasi masalah ini, didukung oleh peraturan pemerintah seperti Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dan metode observasi untuk memungkinkan identifikasi dan pemahaman yang baik dan mendalam tentang pola penggunaan energi di gedung-gedung dengan perhitungan langsung beban listrik yang digunakan di setiap ruangan. Beban yang diaudit meliputi beban pencahayaan, beban ber-AC, dan beban peralatan listrik lainnya. Nilai IKE berdasarkan rekening pembayaran listrik selama 12 bulan terakhir adalah 44,3 kWh/m2/tahun termasuk kategori efisien menurut standar ASEAN USAID. Sedangkan IKE menurut penggunaan energi oleh ruang AC dan non-AC masing-masing sebesar 5,12 kWh/m2/bulan dan 0,2 kWh/m2/bulan termasuk dalam kategori sangat efisien untuk ruang ber-AC dan ruang non-AC menurut Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2012. Adapun nilai IKE jika lampu yang ada disesuaikan dengan standar persyaratan pencahayaan SNI 6197:2020, akan menjadi 5,7 kWh/m2/bulan untuk ruang ber-AC dan 0,2 kWh/m2/bulan untuk ruang non-AC, sehingga masih sangat efisien.

Besarnya konsumsi energi untuk beban pencahayaan adalah sebesar 975,96 kWh/bulan (13%), beban pengkondisi udara sebesar 5.949,45 kWh/bulan (75%) dan beban peralatan listrik lainnya sebesar 960,72 kWh/bulan (12%).Nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) berdasarkan data rekening pembayaran listrik 12 bulan terakhir adalah sebesar 44,3 kWh/m2/tahun termasuk kriteria efisien berdasarkan standar ASEAN USAID.Sedangkan nilai IKE berdasarkan pendataan ruang ber-AC dan ruang non-AC masing-masing sebesar 5,13 kWh/m2/bulan dan 0,15 kWh/m2/bulan termasuk kategori sangat efisien berdasarkan Permen ESDM No.Solusi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik pada Gedung Jurusan Teknik Elektro Universitas Malikussaleh adalah dengan menggantikan penggunaan lampu existing dengan lampu LED Downlight 19 Watt dan Lampu LEDtube T5 36 Watt.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang penghematan energi pada sistem pencahayaan dan pengkondisi udara. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada identifikasi dan implementasi teknologi lampu hemat energi yang lebih efisien dan tahan lama, seperti LED atau T5, untuk mengurangi konsumsi energi pada gedung-gedung. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan kipas angin sebagai alternatif untuk ruang-ruang tertentu, serta mempertimbangkan penambahan kapasitas AC pada ruang-ruang yang belum memenuhi kebutuhan Btu/h. Terakhir, penelitian selanjutnya dapat menganalisis penghematan energi pada peralatan listrik lainnya yang digunakan di gedung-gedung.

  1. Audit Energi dan Rekomendasi Penghematan Energi Listrik di Gedung Rumah Sakit | Elposys: Jurnal Sistem... doi.org/10.33795/elposys.v10i2.2522Audit Energi dan Rekomendasi Penghematan Energi Listrik di Gedung Rumah Sakit Elposys Jurnal Sistem doi 10 33795 elposys v10i2 2522
  2. Penilaian Kenyamanan Termal pada Ruang Baca Perpustakaan Umum Kota Pekalongan | RUAS. penilaian kenyamanan... ruas.ub.ac.id/index.php/ruas/article/view/396Penilaian Kenyamanan Termal pada Ruang Baca Perpustakaan Umum Kota Pekalongan RUAS penilaian kenyamanan ruas ub ac index php ruas article view 396
Read online
File size683.79 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test