PHARMACONMWPHARMACONMW

Jurnal Pharmacia Mandala WaluyaJurnal Pharmacia Mandala Waluya

Luka bakar adalah kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber panas seperti air, api, bahan kimia, listrik dan radiasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia) kombinasi daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dalam menyembuhkan luka bakar pada tikus putih (Rattus norvegicus) dan mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia) kombinasi daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dalam menyembuhkan luka bakar pada tikus putih (Rattus norvegicus) dibandingkan dengan Bioplacenton. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, sampel yang digunakan yaitu ekstrak etanol kombinasi daun mengkudu (Morinda citrifolia) dan daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) diuji aktivitasnya sebagai penyembuh luka bakar derajat II dangkal dengan menggunakan tiga konsentrasi yaitu 20% : 5%, 15% : 10% dan 10% : 2,5% dan dengan kontrol positif (Bioplacenton) dan kontrol negatif (vaselin flavum). Hewan uji yang digunakan yaitu tikus putih sebanyak 15 ekor. Kulit punggung tikus yang sudah dicukur bulunya dianastesi menggunakan etyl clorida spray dan ditempel alat penginduksi yang telah dipanaskan sema 1 menit. Data yang diperole dianalisis secara statistik dengan uji one way ANOVA (Analysis of Varian). Hasil penelitian ini menunjukkan kombinasi ekstrak etanol daun mengkudu dan daun cocor bebek memiliki aktivitas penyembuhan luka bakar pada konsentrasi 20% : 5% dengan presentase penyembuhan 87%, konsentrasi 15% : 10% presentase penyembuhan 78,5% dan konsentrasi 10% & 2,5% presentase penyembuhan 70%. Dari ketiga konsentrasi kombinasi ekstrak etanol daun mengkudu dan daun cocor bebek dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak yang paling efektif sebagai penyembuh luka bakar yaitu konsentrasi 20% : 5% dengan nilai presentase 87%.

Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dianalisis dan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa.Kombinasi ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) memiliki aktivitas dalam menyembuhkan luka bakar pada tikus putih (Rattus norvegicus) dibandingkan dengan kontrol negatif (p<0.Kombinasi ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia L) dan daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) memiliki efektivitas dalam menyembuhkan luka bakar pada tikus putih karena tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kontrol positif (bioplacenton®) (>0,05).

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji efektivitas kombinasi ekstrak daun mengkudu dan daun cocor bebek pada manusia untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya dalam pengobatan luka bakar. Selain itu, dapat dilakukan studi tentang mekanisme kerja senyawa aktif dalam ekstrak tersebut untuk memahami bagaimana mereka mempercepat proses penyembuhan luka. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji penggunaan ekstrak ini dalam bentuk formulasi lain seperti krim atau salep yang lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.

  1. Uji Aktivitas Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) dan Daun Cocor Bebek (Kalanchoe... doi.org/10.54883/jpmw.v4i5.165Uji Aktivitas Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Mengkudu Morinda citrifolia dan Daun Cocor Bebek Kalanchoe doi 10 54883 jpmw v4i5 165
Read online
File size867.17 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test