PHARMACONMWPHARMACONMW

Jurnal Pharmacia Mandala WaluyaJurnal Pharmacia Mandala Waluya

Luka sayat merupakan bentuk kerusakan atau kehilangan jaringan tubuh yang disebabkan oleh benda tajam dan dapat menimbulkan pendarahan dan peradangan. Salah satu tanaman yang digunakan masyarakat secara turun-temurun untuk mengobati luka luar yaitu tanaman kayu jawa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dari ekstrak batang kayu jawa (Lannea coromandelica) terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci (Orytolagus cuniculu) dan konsentrasi yang efektif memberikan aktivitas dari ekstrak etanol batang kayu jawa (Lannea coromandelica). Jenis metode penelitian ini adalah eksperimen. Metode yang digunakan ekstraksi sampel adalah soxhletasi dengan pelarut etanol 96%. Analisis data dilakukan dengan menggunakan one-way ANOVA. Varian konsentrasi yang digunakan adalah 2,5%, 5%, dan 10%. Disamping itu juga digunakan povidone iodine sebagai kontrol positif, dan Na.cmc sebagai kontrol negatif. Berdasarkan perlakuan pada hewan uji panjang luka sayat yaitu 2 cm. Masing-masing perlakuan diolesi ekstrak batang kayu jawa 2,5%, ekstrak batang kayu jawa 5%, dan ekstrak batang kayu jawa 10%. Dilakukan pengamatan selama 7 hari. Hasil penelitian menujukkan bahwa ekstrak etanol batang kayu jawa 2,5%, rata-rata penurunan panjang luka 1,42 cm, ekstrak batang kayu jawa 5% rata-rata penurunan panjang luka 1,32 cm. dan ekstrak batang kayu jawa 10% rata-rata penurunan panjang 1,42 cm. pada kontrol positif (povidone iodine) rata-rata penurunan panjang luka 1,28 cm, dan kontrol negatif (Na.cmc) rata-rata penurunan panjang luka 1,64 cm. Hal ini ditandai dengan luka mengering pada hari ke 4, untuk ekstrak etanol batang kayu jawa (Lannea coromandelica) 10% mengering pada hari ke-5. Hal ini menujukkan bahwa ekstrak batang kayu jawa yang efektif memiliki aktivitas penyembuhan luka sayat yaitu 5%.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan.Ekstrak etanol batang kayu jawa (Lannea coromandelica) memiliki aktivitas dalam menyembuhkan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus).Jika dilihat dari hasil penelitian konsentrasi optimum ekstrak etanol batang kayu jawa yang dapat menyembuhkan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus) ekstrak batang kayu jawa (Lannea coromandelica) adalah 5%.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas ekstrak batang kayu jawa dengan konsentrasi di luar rentang 2,5% hingga 10% untuk menemukan konsentrasi optimal yang lebih luas. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi dampak ekstrak ini terhadap proses penyembuhan luka di berbagai jenis hewan atau manusia. Terakhir, penelitian juga dapat membandingkan aktivitas penyembuhan luka dari ekstrak batang kayu jawa dengan bahan alami lainnya, seperti daun tembelekan atau kulit batang murbei, untuk menentukan bahan terbaik dalam konteks pengobatan tradisional.

  1. Aktivitas Ekstrak Etanol Batang Kayu Jawa (Lannea coromandelica) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada... jurnal-pharmaconmw.com/jpmw/index.php/jpmw/article/view/159Aktivitas Ekstrak Etanol Batang Kayu Jawa Lannea coromandelica Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada jurnal pharmaconmw jpmw index php jpmw article view 159
Read online
File size1.08 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test