PHARMACONMWPHARMACONMW

Jurnal Pharmacia Mandala WaluyaJurnal Pharmacia Mandala Waluya

Pelayanan kefarmasian merupakan suatu pelayanan langsung yang bertanggung jawab kepada pasien berkaitan dengan sediaan farmasi untuk mencapai hasil yang pasti demi meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pengetahuan berhubungan dengan kepatuhan minum obat hubungan peran tenaga farmasi dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis hubungan . Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk analisis univariat dan analisis bivariat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 224 responden dengan jumlah sampel yaitu 71 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dengan cara memilih sampel berdasarkan kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini dari 71 responden menunjukan yaitu Ada hubungan signifikan pelayanan informasi obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diperoleh nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,047 < 0,05. Ada hubungan signifikan pengelolaan obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diperoleh nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,047 < 0,05. Tidak ada hubungan signifikan komunikasi informasi dan edukasi dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diharapkan agar meningkatan Infrastruktur dan Sumber Daya nvestasikan dalam peningkatan infrastruktur dan sumber daya yang mendukung pelayanan kefarmasian. Ini bisa mencakup fasilitas yang memadai, alat komunikasi, dan akses ke informasi dan bahan edukasi terbaru.

Adapun kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah ada hubungan signifikan pelayanan informasi obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan.Ada hubungan signifikan pengelolaan obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan.dan Tidak ada hubungan signifikan komunikasi informasi dan edukasi dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan protokol standar untuk layanan informasi obat di puskesmas, implementasi pelatihan rutin bagi tenaga farmasi tentang komunikasi efektif dan pendidikan pasien, serta studi mengenai dampak tingkat literasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan kefarmasian. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam meningkatkan akses informasi dan edukasi kesehatan, serta mengevaluasi pengaruh kebijakan pemerintah terhadap peningkatan sumber daya dan infrastruktur di fasilitas kesehatan pedesaan. Dengan pendekatan ini, penelitian masa depan dapat memberikan solusi holistik untuk memperbaiki mutu layanan kefarmasian secara berkelanjutan.

  1. Peran Tenaga Farmasi Dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii... doi.org/10.54883/jpmw.v5i2.347Peran Tenaga Farmasi Dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii doi 10 54883 jpmw v5i2 347
Read online
File size869.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test