UINSAUINSA

OECONOMICUS Journal of EconomicsOECONOMICUS Journal of Economics

Ekonomi biru adalah cara berpikir tentang pembangunan berkelanjutan yang fokus pada penggunaan sumber daya air untuk meningkatkan ekonomi, mempromosikan kesehatan, dan melindungi ekosistem. Sungai Bengawan adalah salah satu sungai terpanjang di Jawa. Sangat penting bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, baik melalui pertanian dan perikanan maupun melalui ekowisata. Namun, polusi, kerusakan lingkungan, dan eksploitasi berlebihan telah mengancam keberlanjutan ekologis dan ekonomi daerah. Masyarakat Bengawan memiliki pengetahuan lokal yang telah diturunkan dari generasi ke generasi tentang cara menjaga keseimbangan alam. Misalnya, mereka memiliki tradisi bekerja sama membersihkan sungai dan peraturan tentang penggunaan air. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemungkinan mengintegrasikan pengetahuan lokal ke dalam kerangka kebijakan ekonomi biru untuk mencapai keberlanjutan ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi lapangan, wawancara stakeholder, dan evaluasi literatur kebijakan ekonomi biru. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lokal masyarakat Bengawan memiliki nilai ekologis yang sesuai dengan prinsip ekonomi biru; namun, belum secara efektif diintegrasikan ke dalam kebijakan pemerintah. Integrasi ini memerlukan kebijakan yang fleksibel, partisipasi masyarakat, aturan berdasarkan nilai lokal, dan dukungan yang diperlukan. Penelitian ini menawarkan kontribusi konseptual melalui model kebijakan ekonomi biru yang berakar pada pengetahuan lokal, serta rekomendasi praktis bagi pemerintah daerah dan stakeholder untuk memastikan keberlanjutan Sungai Bengawan di Bojonegoro.

Penerapan strategi kebijakan ekonomi biru berkelanjutan di masyarakat Bengawan, khususnya di Bojonegoro, masih menghadapi tantangan mendasar.Pertama, kondisi ekologis Sungai Bengawan Solo telah rusak akibat polusi dari limbah rumah tangga dan industri kecil, sehingga memengaruhi kapasitas lingkungan sebagai dasar ekonomi masyarakat.Kedua, pengetahuan lokal seperti tradisi sedekah bumi dan bersih sungai yang memiliki nilai ekologis mulai pudar karena kurangnya perhatian dalam kebijakan formal dan dukungan institusional.Ketiga, tingkat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan masih rendah, sehingga kebijakan top-down kehilangan legitimasi sosial.Temuan ini memperkuat bahwa keberhasilan ekonomi biru di Bojonegoro tidak dapat dicapai melalui pendekatan teknis semata, tetapi memerlukan integrasi kebijakan formal, partisipasi masyarakat, dan pengetahuan lokal.Pemerintah daerah Bojonegoro perlu merancang strategi kolaboratif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, akademisi, dan sektor swasta, agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya menjaga Sungai Bengawan tetapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat setempat.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model kebijakan yang lebih spesifik untuk mengintegrasikan pengetahuan lokal dengan kebijakan ekonomi biru, dengan fokus pada mekanisme partisipasi masyarakat. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang dari kebijakan yang menggabungkan nilai lokal dan prinsip keberlanjutan dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian tentang peran teknologi dalam mendukung pengelolaan sumber daya air berbasis pengetahuan lokal dapat menjadi arah studi yang relevan, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan urbanisasi.

  1. RETRACTED ARTICLE: E-Blue: Implementation of an Integrated Blue Economy Ecosystem to Increase Coastal... journal.ugm.ac.id/v3/jieb/article/view/10994RETRACTED ARTICLE E Blue Implementation of an Integrated Blue Economy Ecosystem to Increase Coastal journal ugm ac v3 jieb article view 10994
  2. Penerbit BRIN : BRIN Publishing. pengelolaan sumber daya perikanan laut penerbit brin publishing authors... doi.org/10.55981/brin.908Penerbit BRIN BRIN Publishing pengelolaan sumber daya perikanan laut penerbit brin publishing authors doi 10 55981 brin 908
Read online
File size232.6 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test