UINSAUINSA

OECONOMICUS Journal of EconomicsOECONOMICUS Journal of Economics

Bank sebagai lembaga keuangan adalah bagian dari faktor penggerak kegiatan perekonomian. Kegiatan-kegiatan lembaga sebagai penyedia dan penyalur dana akan menentukan baik tidaknya perekonomian suatu Negara. Dalam perkembangannya, Industri perbankan merupakan salah satu sumber pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan, ketersediaan kredit perbankan memberikan kemungkinan perusahaan untuk melakukan investasi yang tidak bias dilakukan dengan dana sendiri serta memungkinkan rumah tangga untuk melakukan konsumsi yang lebih baik, Oleh karena itu, penyaluran kredit dengan bentuk pendapatan bunganya menjadi sumber utama pendapatan bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor makro ekonomi terhadap Non Performing Loan pada bank umum di Indonesia dan untuk mengetahui variabel bebas mana yang berpengaruh paling dominan terhadap Non Performing Loan bank umum di Indonesia.

Kurs Valas tidak berpengaruh secara nyata (tidak signifikan) terhadap Non Performing Loan (NPL), Tingkat Suku Bunga BI Rate berpengaruh secara nyata (signifikan) terhadap Non Performing Loan (NPL), Tingkat Inflasi tidak berpengaruh secara nyata (tidak signifikan) terhadap Non Performing Loan (NPL).

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan analisis dengan menambahkan variabel makro ekonomi seperti income per kapita dan variabel fundamental seperti CAR. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor mikro ekonomi yang mempengaruhi NPL, seperti kualitas manajemen risiko dan kemampuan bank dalam mengidentifikasi debitur yang potensial bermasalah. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan saran praktis bagi bank untuk mengelola kredit dengan lebih efektif dan mengurangi risiko kredit bermasalah.

Read online
File size416.72 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test