UINSAUINSA

OECONOMICUS Journal of EconomicsOECONOMICUS Journal of Economics

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi NPF perbankan syariah di Indonesia. Variabel yang digunakan meliputi inflasi, kurs, Gross Domestic Product (GDP), Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing Deposi Ratio (FDR), dan BOPO. Data yang dianalisis adalah data triwulanan periode tahun 2014 hingga 2018, yang diperoleh dari Statistik dan Laporan Perkembangan Keuangan Syariah. Analisis menggunakan metode regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel BOPO memiliki pengaruh paling besar terhadap NPF, dengan nilai r2 sebesar 0,810 atau 81%, sedangkan variabel GDP memiliki pengaruh paling kecil dengan nilai r2 sebesar 0,172 atau 17,2%.

Hasil analisa data menunjukkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh terhadap NPF dari faktor eksternal adalah inflasi, sedangkan dari faktor internal adalah BOPO.Variabel lainnya, baik dari faktor eksternal maupun internal, tidak memiliki pengaruh terhadap NPF.Penelitian selanjutnya dapat memperpanjang waktu penelitian dan mempertimbangkan lebih banyak variabel yang mungkin mempengaruhi Non Performance Financing (NPF).

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor eksternal lainnya yang dapat mempengaruhi NPF, seperti kebijakan pemerintah dan kondisi perekonomian secara keseluruhan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan data yang lebih baru dan menyelidiki pengaruh faktor-faktor internal lainnya, seperti manajemen risiko dan strategi perbankan syariah. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi NPF perbankan syariah di Indonesia.

Read online
File size350.57 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test