SAINTEKMUSAINTEKMU

Jurnal VisualikaJurnal Visualika

PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, investasi, konsesi, dan properti yang mengedepankan quality & safety, dalam membangun sebuah bangunan. Saat ini, PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. memiliki reputasi sebagai perusahaan konstruksi terdepan di Indonesia. Sistem persediaan barang dan material yang berjalan saat ini di proyek milik WIKA Gedung masih dilakukan secara manual dengan mencatat dan dibantu dengan Microsoft Excel untuk mengolah data persediaan barang dan materialnya. Sehingga masalah yang dihadapi saat ini adalah tidak adanya sistem yang terintegrasi untuk membantu mengelola proses persediaan barang dan material di tempat proyek. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu pengelolaan persediaan barang dan material di proyek PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. Penelitian ini akan membahas tentang pengembangan Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek.

Dari hasil penelitian dalam perancangan pembuatan sistem ini, maka dapat penulis simpulkan.Telah berhasil membangun Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT.Sistem telah berhasil melakukan pendataan material, supplier, Surat Permintaan Pengadaan Material, Berita Acara Penerimaan Barang, hingga menampilkan Laporan Administrasi Persediaan Gudang.Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Gudang Proyek PT.telah berhasil dibangun dengan menggunakan metode prototyping.Adapun hasil pengujian dengan menggunakan Blackbox dan UAT semua modul dapat dijalankan dengan baik.Sementara pengujian keamanan sistem menggunakan Sucuri didapatkan hasil Medium Security Risk.

Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan persediaan barang dan material, perlu ditambahkan fitur integrasi dengan sistem pembiayaan di PT. WIKA Gedung. Fitur ini akan membantu proses fasilitas bank terhadap proses persediaan barang dan biaya yang akan dibayar, sehingga menjadi lebih terintegrasi. Selain itu, perlu juga ditambahkan fitur RAB (Rencana Anggaran Biaya) Biaya Langsung dan Tidak Langsung untuk material yang akan dilakukan proses pengadaan. Fitur ini akan membantu dalam perencanaan dan pengendalian biaya proyek. Terakhir, sistem perlu dilengkapi dengan fitur untuk integrasi proses perolehan proyek dari komersial dan pengadaan, agar proses pengadaan material dapat terkoordinasi dengan baik dan efisien.

Read online
File size1.07 MB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test