TROPICALHEALTHANDMEDICALRESEARCHTROPICALHEALTHANDMEDICALRESEARCH
Tropical Health and Medical ResearchTropical Health and Medical ResearchDermatophytosis adalah infeksi jamur superfisial yang tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya di daerah tropis, dengan Trichophyton rubrum dan Trichophyton mentagrophytes sebagai penyebab utama. Batasan-batasan yang semakin meningkat dalam penggunaan antifungal sintetis telah mendorong pengembangan produk alami sebagai terapi alternatif, termasuk minyak esensial batang Cinnamomum verum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antifungal minyak esensial batang C. verum terhadap T. rubrum dan T. mentagrophytes menggunakan metode difusi cakram. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental sejati dengan desain kelompok kontrol posttest-only. Minyak esensial diperoleh melalui distilasi air uap dengan hasil 0,25% (v/w). Tes terhadap T. rubrum menggunakan konsentrasi 1%, 2%, 5%, dan 10%, sedangkan tes terhadap T. mentagrophytes menggunakan konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan 20%. Ketokonazol 2% digunakan sebagai kontrol positif dan dimetil sulfoxida sebagai kontrol negatif. Diameter zona penghambatan diukur setelah inkubasi dan dianalisis menggunakan One-Way ANOVA dan Post Hoc test. Hasil menunjukkan bahwa minyak esensial menghambat pertumbuhan kedua spesies jamur pada semua konsentrasi yang diuji. Diameter zona penghambatan terhadap T. rubrum meningkat dari 21,7 mm menjadi 54,1 mm, sedangkan terhadap T. mentagrophytes meningkat dari 33,6 mm menjadi 48,2 mm. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara konsentrasi kedua spesies (p<0,001). Disimpulkan bahwa minyak esensial batang C. verum menunjukkan aktivitas antifungal in vitro terhadap kedua T. rubrum dan T. mentagrophytes, dengan aktivitas penghambatan umumnya meningkat dengan meningkatnya konsentrasi. Temuan ini menunjukkan potensi minyak esensial C. verum sebagai agen antifungal alami berdasarkan sumber daya lokal.
Minyak esensial batang Cinnamomum verum yang diperoleh melalui distilasi air uap dengan hasil 0,25% (v/w) menunjukkan aktivitas antifungal terhadap Trichophyton rubrum dan Trichophyton mentagrophytes.Peningkatan konsentrasi minyak esensial secara signifikan meningkatkan diameter zona penghambatan untuk kedua spesies jamur.Konsentrasi 10% memberikan aktivitas antifungal terbaik terhadap T.rubrum dengan rata-rata zona penghambatan 54,1 mm, sedangkan konsentrasi 20% adalah yang paling efektif terhadap T.mentagrophytes dengan rata-rata zona penghambatan 48,2 mm.Hasil ini menunjukkan bahwa kedua spesies dermatofita berbeda dalam sensitivitas terhadap minyak esensial C.verum, tetapi keduanya menunjukkan respons antifungal yang kuat.Oleh karena itu, minyak esensial batang C.verum memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bahan aktif antifungal alami berdasarkan sumber daya lokal untuk pengobatan dermatophytosis.Penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk mengkarakterisasi komponen kimia minyak esensial menggunakan GC-MS, menentukan nilai MIC dan MFC, mengembangkan formulasi topikal, dan melakukan pengujian in vivo serta uji klinis untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Karakterisasi komponen kimia minyak esensial Cinnamomum verum menggunakan GC-MS untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas aktivitas antifungal. (2) Penentuan nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Fungicidal Concentration (MFC) untuk mengevaluasi efektivitas minyak esensial dalam menghambat pertumbuhan jamur dan membunuhnya. (3) Pengembangan formulasi topikal yang mengandung minyak esensial C. verum untuk digunakan sebagai alternatif terapi dermatophytosis. (4) Pengujian in vivo dan uji klinis untuk memastikan keamanan dan efektivitas minyak esensial dalam pengobatan dermatophytosis. (5) Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan minyak esensial C. verum dalam kombinasi dengan antifungal sintetis untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi risiko resistensi jamur. (6) Studi komparatif antara minyak esensial C. verum dengan minyak esensial dari spesies Cinnamomum lainnya dapat dilakukan untuk membandingkan aktivitas antifungal dan potensi klinisnya. (7) Penelitian lebih lanjut dapat berfokus pada mekanisme aksi spesifik minyak esensial C. verum terhadap dermatofita, termasuk interaksinya dengan struktur sel jamur dan komponen membran sel.
- CHARACTERIZATION OF CINNAMON BARK (Cinnamomum burmannii) HYDROSOL IN VARIATIONS OPENING VALVE OF PILOT... doi.org/10.20961/jthp.v14i1.38064CHARACTERIZATION OF CINNAMON BARK Cinnamomum burmannii HYDROSOL IN VARIATIONS OPENING VALVE OF PILOT doi 10 20961 jthp v14i1 38064
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s12649-020-01031-3Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s12649 020 01031 3
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/1472-6882-13-275Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 1472 6882 13 275
- ANTIFUNGAL ACTIVITY OF CINNAMOMUM BURMANII ESSENTIAL OIL NANOEMULSION AGAINST ASPERGILLUS NIGER AND CANDIDA... farmaciajournal.com/issue-articles/antifungal-activity-of-cinnamomum-burmanii-essential-oil-nanoemulsion-against-aspergillus-niger-and-candida-albicans-isolated-from-otomycosis-patientsANTIFUNGAL ACTIVITY OF CINNAMOMUM BURMANII ESSENTIAL OIL NANOEMULSION AGAINST ASPERGILLUS NIGER AND CANDIDA farmaciajournal issue articles antifungal activity of cinnamomum burmanii essential oil nanoemulsion against aspergillus niger and candida albicans isolated from otomycosis patients
| File size | 339.07 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UHTUHT Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan gel memiliki bau khas pala, dengan warna bening untuk basis CMC-Na dan putih untuk basis Carbopol. Nilai pHHasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan gel memiliki bau khas pala, dengan warna bening untuk basis CMC-Na dan putih untuk basis Carbopol. Nilai pH
UTUUTU Mitra berhasil memproduksi 500 unit prototipe RefreshCare dengan formula standar (70% minyak pala Aceh Selatan, 20% minyak esensial pendukung, 10% carrierMitra berhasil memproduksi 500 unit prototipe RefreshCare dengan formula standar (70% minyak pala Aceh Selatan, 20% minyak esensial pendukung, 10% carrier
PNLPNL Formulasi optimal diperoleh pada rasio minyak kemiri terhadap asam stearat 6:30% dengan suhu pencampuran 70℃. Formula ini menghasilkan pH 6,47, busaFormulasi optimal diperoleh pada rasio minyak kemiri terhadap asam stearat 6:30% dengan suhu pencampuran 70℃. Formula ini menghasilkan pH 6,47, busa
POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY Produksi biogas ini dapat mengurangi konsumsi LPG sebesar sekitar 12 kg per hari, yang mengarah pada penghematan biaya signifikan dalam penggunaan bahanProduksi biogas ini dapat mengurangi konsumsi LPG sebesar sekitar 12 kg per hari, yang mengarah pada penghematan biaya signifikan dalam penggunaan bahan
KIPMIKIPMI Penilaian ini akan membuka jalan untuk pekerjaan masa depan di bidang penelitian ini dengan memberikan informasi vital tentang karakteristik dan penggunaanPenilaian ini akan membuka jalan untuk pekerjaan masa depan di bidang penelitian ini dengan memberikan informasi vital tentang karakteristik dan penggunaan
IBRAHIMYIBRAHIMY Penelitian ini menggunakan analisis data secara kuantitatif dan dijelaskan secara deskriptif. Sabun pembersih padat minyak ikan diuji melalui proses ujiPenelitian ini menggunakan analisis data secara kuantitatif dan dijelaskan secara deskriptif. Sabun pembersih padat minyak ikan diuji melalui proses uji
UBUB Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti penggunaan satu model hewan dan satu tes perilaku (Chimney test) yang mungkin tidak menangkap sepenuhnyaPenelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti penggunaan satu model hewan dan satu tes perilaku (Chimney test) yang mungkin tidak menangkap sepenuhnya
ISI DPSISI DPS Penelitian ini menggunakan model ADDIE untuk merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi tiga infografis yang membahas makanan, minyak aromatik, dan pengobatanPenelitian ini menggunakan model ADDIE untuk merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi tiga infografis yang membahas makanan, minyak aromatik, dan pengobatan
Useful /
LITERACYINSTITUTELITERACYINSTITUTE Selain itu, pelatihan ini meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam mengelola situasi sosial secara terorganisir dan efektif. Dengan mendorong perubahanSelain itu, pelatihan ini meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam mengelola situasi sosial secara terorganisir dan efektif. Dengan mendorong perubahan
LITERACYINSTITUTELITERACYINSTITUTE Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, pengetahuan manajerial, dan kesadaran kolektif akan pentingnya kerja sama dan pengelolaanHasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, pengetahuan manajerial, dan kesadaran kolektif akan pentingnya kerja sama dan pengelolaan
REWANGRENCANGREWANGRENCANG 6 Tahun 2023 menerapkan asas lex posteriori derogat legi priori yang lebih menekankan pada aspek kemanfaatan ekonomi dan kepastian iklim usaha melalui6 Tahun 2023 menerapkan asas lex posteriori derogat legi priori yang lebih menekankan pada aspek kemanfaatan ekonomi dan kepastian iklim usaha melalui
UNMER BAYAUNMER BAYA Rancangan acak kelompok (RBD) digunakan, dengan dua faktor: dosis pupuk kandang kambing dengan tiga tingkat, yaitu 0 ton ha-1, 10 ton ha-1, dan 15 tonRancangan acak kelompok (RBD) digunakan, dengan dua faktor: dosis pupuk kandang kambing dengan tiga tingkat, yaitu 0 ton ha-1, 10 ton ha-1, dan 15 ton