PDGIPDGI

Journal of Indonesian Dental AssociationJournal of Indonesian Dental Association

Ikan Haruan (Channa striata) adalah salah satu bahan alami yang sering dimanfaatkan masyarakat di Kalimantan Selatan. Ikan ini mengandung kitin, yang dapat diubah menjadi kitosan, sebuah polisakarida dengan gugus amino yang memiliki efek antibakteri. Bakteri Actinomyces spp. adalah bakteri anaerob fakultatif yang sering ditemukan di saluran akar gigi nekrosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antibakteri kitosan dari sisik ikan Haruan terhadap Actinomyces spp. berdasarkan nilai KHM dan KBM.

Berdasarkan penelitian, nilai KHM terdapat pada kitosan sisik ikan Haruan konsentrasi 1,25%, namun belum setara dengan kontrol positif sodium hipoklorit 5,25% dalam menghambat pertumbuhan bakteri Actinomyces spp.Sedangkan nilai KBM tidak didapatkan pada konsentrasi kitosan sisik ikan Haruan 1,25%, 2,5%, maupun 5%, yang setara dengan kontrol positif dalam membunuh bakteri Actinomyces spp.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai efek antibakteri kitosan pada berbagai konsentrasi terhadap Actinomyces spp. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme antibakteri kitosan terhadap bakteri ini, serta potensi penggunaan kitosan sebagai bahan irigasi saluran akar gigi. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan konsentrasi kitosan agar mencapai efek bakterisidal terhadap Actinomyces spp.

  1. Antibacterial Activity of Chitosan from Haruan Fish (Channa striata) Scales against the Bacteria Actinomyces... jurnal.pdgi.or.id/index.php/jida/article/view/1239Antibacterial Activity of Chitosan from Haruan Fish Channa striata Scales against the Bacteria Actinomyces jurnal pdgi index php jida article view 1239
Read online
File size402.16 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test