UKWMUKWM

Journal of Entrepreneurial StudiesJournal of Entrepreneurial Studies

Usaha mikro kerupuk tahu oleh Tahu Yaya Snack termasuk dalam 17 subsektor ekonomi kreatif, yakni bidang kuliner lebih spesifik camilan/makanan ringan. Dalam usaha kerupuk tahu ini, konsumen mengalami masalah dari sisi rasa, stok, dan kemasan. Masalah tersebut meliputi keasinan, ketersediaan terbatas, kadaluarsa cepat, dan informasi yang tidak lengkap pada kemasan. Selain itu, ada juga masalah dari sisi pelayanan, harga, kesehatan, dan legalitas (Halal, PIRT). Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk pengembangan usaha kerupuk tahu agar operasional industri dapat berjalan efektif dan efisien, salah satunya dengan analisis matriks SWOT.

Berdasarkan laporan perkembangan bisnis kerupuk tahu, terdapat beberapa strategi pengelolaan bisnis kerupuk tahu, yaitu.Meningkatkan kualitas produk, variasi rasa, dan kemasan portabel.Menentukan harga yang kompetitif dan menguntungkan berdasarkan analisis biaya dan permintaan pasar.Menentukan saluran distribusi yang efektif dengan memanfaatkan pasar tradisional dan toko ritel.Mempromosikan produk melalui media sosial dan membangun situs web perusahaan yang informatif.

Untuk pengembangan usaha kerupuk tahu, disarankan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran yang sudah ada dan selalu mengevaluasi serta menambahkan strategi yang lebih tepat. Selain itu, perlu meningkatkan upaya pemasaran guna memperluas pangsa pasar dan mencapai pelanggan baru. Menghadirkan variasi produk kerupuk tahu dengan rasa dan kemasan yang berbeda juga dapat menarik minat pelanggan yang lebih luas. Terakhir, membuat proyeksi keuangan jangka panjang untuk memahami perkembangan bisnis di masa depan dan menghadapi tantangan serta peluang yang mungkin timbul.

Read online
File size317.98 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test