UNPARUNPAR
Jurnal Ilmiah Hubungan InternasionalJurnal Ilmiah Hubungan InternasionalSejak penerapan kebijakan bebas visa wisata di Indonesia pada tahun 1983 hingga tahun 2017, terlihat dominasi sektor kepariwisataan dalam proses pengambilan kebijakan tersebut. Dorongan utama kebijakan ini tampak dipengaruhi oleh Travel and Tourism Competitive Index (TTCI) yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF) dan United Nations World Tourism Organisation (UNWTO). Salah satu komponen utama dalam indeks kompetitifitas global tersebut adalah international openness, yang menilai bahwa semakin banyak negara mengurangi restriksi masuk, semakin tinggi skornya. Tulisan ini secara kritis menilai bahwa perluasan kebijakan bebas visa telah bergeser dari prinsip kebijakan selektif keimigrasian Indonesia. Meskipun ada kontribusi dari kebijakan tersebut, secara makro dapat menjerumuskan ke dalam perangkap instrumen internasional yang merugikan kepentingan nasional. Analisis dalam tulisan ini menunjukkan tidak adanya korelasi signifikan antara komponen international openness dengan peningkatan daya saing pariwisata secara agregat. Dengan menggunakan pendekatan neoliberalisme dan teori pembangunan internasional, artikel ini mengkaji pengaruh TTCI terhadap kebijakan keimigrasian Indonesia serta langkah-langkah yang perlu segera diambil oleh pemerintah.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan bebas visa di Indonesia telah dipengaruhi secara signifikan oleh komponen international openness dalam Travel and Tourism Competitive Index (TTCI), yang mendorong pembukaan akses bagi 169 negara tanpa mempertimbangkan prinsip keimigrasian selektif dan resiprositas.Kebijakan ini lebih merupakan produk dari tekanan institusi internasional dibandingkan kebutuhan strategis nasional, karena negara-negara maju justru lebih mengandalkan pengembangan infrastruktur dan sumber daya alam pariwisata.Untuk masa depan, diperlukan evaluasi ulang kebijakan bebas visa dengan pendekatan yang lebih terukur, selektif, dan berbasis manfaat serta resiprositas demi optimalisasi kepentingan nasional.
Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas ekonomi dari kebijakan bebas visa terhadap masing-masing negara penerima fasilitas, dengan fokus pada pola pengeluaran wisatawan dan kontribusi mereka terhadap sektor lokal, agar dapat mengidentifikasi negara-negara yang benar-benar memberikan manfaat strategis bagi Indonesia. Kedua, perlu dikaji hubungan kausal antara peringkat TTCI dan pertumbuhan pariwisata di negara berkembang seperti Indonesia, dengan membandingkan kontribusi pilar international openness terhadap pilar lain seperti infrastruktur dan sumber daya alam, untuk menilai apakah kebijakan bebas visa benar-benar efektif atau hanya menjadi jalan pintas yang menyesatkan. Ketiga, perlu dianalisis posisi tawar Indonesia dalam kerangka resiprositas kebijakan visa, dengan memetakan perbandingan jumlah negara yang memberikan bebas visa kepada WNI versus yang diberi fasilitas oleh Indonesia, guna merancang kebijakan keimigrasian yang lebih adil, menguntungkan, dan sejalan dengan prinsip kedaulatan serta kepentingan nasional dalam jangka panjang.
| File size | 1.14 MB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan teks fabel memiliki efek positif dan signifikan terhadap pemahaman membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwaHal ini menunjukkan bahwa penggunaan teks fabel memiliki efek positif dan signifikan terhadap pemahaman membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, melibatkan satu kepala sekolah, satu guru kelas empat, dan lima siswa yang mewakili berbagaiTeknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, melibatkan satu kepala sekolah, satu guru kelas empat, dan lima siswa yang mewakili berbagai
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Sebaliknya, negara berkembang memaknai TQM secara ekstrinsik, di mana mutu sering kali direduksi menjadi kepatuhan terhadap standar administratif dan kelengkapanSebaliknya, negara berkembang memaknai TQM secara ekstrinsik, di mana mutu sering kali direduksi menjadi kepatuhan terhadap standar administratif dan kelengkapan
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Penelitian ini menyimpulkan bahwa slogan Sepintu Sedulang di SD Muhammadiyah Sungailiat belum terintegrasi secara formal dalam kurikulum dan kebijakanPenelitian ini menyimpulkan bahwa slogan Sepintu Sedulang di SD Muhammadiyah Sungailiat belum terintegrasi secara formal dalam kurikulum dan kebijakan
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Dalam cerita mereka, mahasiswa menekankan pentingnya lingkungan membaca yang tenang dan individual, yang memfasilitasi keterlibatan yang lebih dalam danDalam cerita mereka, mahasiswa menekankan pentingnya lingkungan membaca yang tenang dan individual, yang memfasilitasi keterlibatan yang lebih dalam dan
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE Dari segi akademik, mahasiswa cenderung mengalami penurunan motivasi belajar, gangguan konsentrasi, dan pengabaian tugas kuliah karena waktu yang dihabiskanDari segi akademik, mahasiswa cenderung mengalami penurunan motivasi belajar, gangguan konsentrasi, dan pengabaian tugas kuliah karena waktu yang dihabiskan
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE Untuk meningkatkan efektivitas, disarankan memperkuat apresiasi guru, meningkatkan keterlibatan orang tua melalui sosialisasi rutin, serta mengembangkanUntuk meningkatkan efektivitas, disarankan memperkuat apresiasi guru, meningkatkan keterlibatan orang tua melalui sosialisasi rutin, serta mengembangkan
PRADITAPRADITA Di sisi lain, variabel Inflation (INF) tidak menunjukkan pengaruh negatif maupun signifikan terhadap FDI. Temuan ini konsisten dengan hasil penelitianDi sisi lain, variabel Inflation (INF) tidak menunjukkan pengaruh negatif maupun signifikan terhadap FDI. Temuan ini konsisten dengan hasil penelitian
Useful /
BPKBPK Namun, inefisiensi muncul dari keterbatasan berbagi data dan integrasi yang lemah antar kementerian terkait perlindungan pekerja migran Indonesia, sehinggaNamun, inefisiensi muncul dari keterbatasan berbagi data dan integrasi yang lemah antar kementerian terkait perlindungan pekerja migran Indonesia, sehingga
DIGINUSDIGINUS Pengalaman kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat kewirausahaan. Pendidikan kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikanPengalaman kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat kewirausahaan. Pendidikan kewirausahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan
YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM Analisis psikolinguistik membantu mengidentifikasi faktor penyebab kesulitan siswa dalam membaca dan menulis bahasa Arab. Jika pendidik memahami psikologiAnalisis psikolinguistik membantu mengidentifikasi faktor penyebab kesulitan siswa dalam membaca dan menulis bahasa Arab. Jika pendidik memahami psikologi
KPUKPU Jaringan sosial memegang peran kunci dalam memobilisasi pemilih pada Pemilukada Flores Timur 2017. Relasi kekerabatan dan pengaruh tokoh adat menjadi faktorJaringan sosial memegang peran kunci dalam memobilisasi pemilih pada Pemilukada Flores Timur 2017. Relasi kekerabatan dan pengaruh tokoh adat menjadi faktor