MAHESA INSTITUTEMAHESA INSTITUTE

Warisan: Journal of History and Cultural HeritageWarisan: Journal of History and Cultural Heritage

Penelitian ini menyelidiki Warenhuis—toko serba ada modern pertama di Medan—sebagai simbol modernitas era kolonial serta kekuatan penting dalam transformasi ekonomi kota selama masa Hindia Belanda. Berlokasi strategis pada persimpangan perencanaan urban Eropa dan dinamika komersial lokal, Warenhuis tidak hanya menjadi tempat aktivitas ritel tetapi juga menjadi perwujudan visual dan fungsional perubahan sosial‑ekonomi dalam konteks kolonial yang cepat mengindustrialisasi. Pertanyaan utama penelitian adalah: bagaimana kemunculan dan operasional Warenhuis mencerminkan serta membentuk perkembangan ekonomi dan spasial Medan pada masa kolonial? Dengan metodologi sejarah kualitatif, penelitian ini mengandalkan sumber arsip, surat kabar era kolonial, dan dokumen perencanaan kota untuk melacak peran toko serba ada tersebut dalam merekonstruksi infrastruktur komersial kota. Temuan menunjukkan bahwa Warenhuis berperan lebih dari sekadar institusi komersial; ia menjadi antarmuka budaya dan ekonomi, tempat ideologi kemajuan kolonial berinteraksi dengan pola konsumsi serta penciptaan ruang masyarakat lokal. Secara simultan, Warenhuis melambangkan ambisi kolonial dan memfasilitasi ekspansi kapitalis, berkontribusi signifikan pada pembentukan identitas urban modern Medan pada awal abad ke‑20.

Warenhuis merupakan representasi konkretnya modernitas kolonial, tidak hanya sebagai pusat ritel tetapi sebagai instrumen ideologis yang membentuk lanskap sosial‑ekonomi Medan pada awal abad ke‑20.Melalui arsitektur bergaya Eropa yang megah, tata ruang terstruktur, dan praktik konsumsi modern, Warenhuis berfungsi sebagai simbol superioritas budaya kolonial sekaligus katalis transformasi ekonomi perkotaan, mengubah pola konsumsi, memperkuat sektor jasa dan distribusi, serta memunculkan kelas menengah perkotaan.Oleh karena itu, Warenhuis tidak hanya menjadi warisan sejarah arsitektur kolonial, tetapi juga agen utama dalam pembentukan identitas ekonomi dan budaya Medan yang terus berpengaruh hingga kini.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran gender dalam partisipasi konsumen dan pekerja di Warenhuis selama periode kolonial, dengan mengkaji arsip foto, catatan pribadi, dan wawancara turun temurun untuk memahami bagaimana perempuan berkontribusi pada dinamika ekonomi dan budaya toko tersebut. Selanjutnya, studi komparatif berbasis GIS dapat memetakan persepsi ruang Warenhuis di antara kelompok etnis yang berbeda, mengintegrasikan data sejarah lisan dan peta kolonial untuk menilai bagaimana identitas tempat memengaruhi pola penggunaan dan aksesibilitas. Terakhir, evaluasi dampak adaptasi pasca‑kemerdekaan terhadap revitalisasi Warenhuis dapat menilai kontribusi ekonomi lokal dan perubahan identitas budaya, melalui survei komunitas, analisis ekonomi kreatif, dan kajian kebijakan pelestarian heritage, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang mengoptimalkan fungsi sosial‑ekonomi bangunan heritage dalam konteks kontemporer.

  1. Indonesia | 7 | Transition at a Crossroads | Don R. Rahtz, Ignas G. Si. transition crossroads rahtz ignas... taylorfrancis.com/books/9781315498768/chapters/10.4324/9781315498775-7Indonesia 7 Transition at a Crossroads Don R Rahtz Ignas G Si transition crossroads rahtz ignas taylorfrancis books 9781315498768 chapters 10 4324 9781315498775 7
  2. Politik Kebijakan Kolonial dalam Program Perumahan Rakyat di Medan, 1909-1942 | Local History & Heritage.... doi.org/10.57251/lhh.v4i1.1287Politik Kebijakan Kolonial dalam Program Perumahan Rakyat di Medan 1909 1942 Local History Heritage doi 10 57251 lhh v4i1 1287
  3. ARSITEKTUR DAN DESAIN KOTA HIBRIDA PADA KANTOR POS DAN ALUN-ALUN DI MEDAN | Rukayah | TATALOKA. arsitektur... doi.org/10.14710/TATALOKA.20.3.317-330ARSITEKTUR DAN DESAIN KOTA HIBRIDA PADA KANTOR POS DAN ALUN ALUN DI MEDAN Rukayah TATALOKA arsitektur doi 10 14710 TATALOKA 20 3 317 330
  4. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur. revitalisasi tapak ex kantor borsumij medan... journal.untar.ac.id/index.php/jstupa/article/view/30870Jurnal Sains Teknologi Urban Perancangan Arsitektur revitalisasi tapak ex kantor borsumij medan journal untar ac index php jstupa article view 30870
  5. Federalism in Asia | Elgar Online: The online content platform for Edward Elgar Publishing. federalism... doi.org/10.4337/9781847207029Federalism in Asia Elgar Online The online content platform for Edward Elgar Publishing federalism doi 10 4337 9781847207029
Read online
File size545.5 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test