POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM

Jurnal Teras KesehatanJurnal Teras Kesehatan

Gangguan artikulasi fungsional adalah kesulitan dalam pengucapan bunyi bicara tanpa adanya kelainan organik pada struktur atau fungsi alat bicara. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan dan keberhasilan metode moto-kinesthetic dalam meningkatkan kemampuan artikulasi konsonan apico-alveolar /-n/ anak berusia 5 tahun yang mengalami gangguan artikulasi fungsional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan keluarga pasien, observasi, serta tes awal dan tes akhir yang dianalisis untuk menentukan diagnosis, prognosis, dan strategi intervensi yang sesuai. Intervensi dilakukan selama sepuluh sesi terapi dengan menggunakan pendekatan moto-kinesthetic yang berfokus pada manipulasi fisik organ bicara untuk membentuk artikulasi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan artikulasi pasien dari skor 0 menjadi 4, dengan persentase keberhasilan sebesar 80%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode moto-kinesthetic efektif diterapkan dalam terapi gangguan artikulasi, khususnya dalam pelafalan bunyi konsonan /n/, dan dapat menjadi alternatif intervensi dalam praktik klinis pada terapi wicara.

Penerapan metode moto-kinesthetic oleh terapis dalam upaya meningkatkan kemampuan artikulasi konsonan apico-alveolar /-n/ pada klien dengan gangguan artikulasi fungsional usia 5 tahun menunjukkan hasil yang positif.Pada tahap inti dilakukan manipulasi langsung terhadap organ bicara dengan menggunakan jari bersarung atau alat bantu steril untuk mengarahkan ujung lidah anak ke alveolar ridge, titik artikulasi fonem /n/.Anak kemudian diajak menirukan bunyi /n/ setelah vokal, membentuk suku kata seperti /-an/, /-in/, /-un/, /-en/, dan /-on/.Jika anak belum mampu memosisikan lidah secara mandiri, terapis tetap memberikan bantuan fisik untuk memastikan produksi bunyi dilakukan dengan benar.Keberhasilan intervensi terlihat dari peningkatan skor yang diperoleh klien antara tes awal dan tes akhir.Pada saat tes awal, klien belum mampu memproduksi bunyi target dengan benar dan memperoleh skor 0 dari total 5 poin maksimum.Namun, setelah menjalani terapi selama sepuluh pertemuan, hasil tes akhir menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana klien mampu mencapai 4 dari 5 poin yang ditetapkan.Secara kuantitatif, capaian ini merepresentasikan tingkat keberhasilan sebesar 80%, yang termasuk dalam kategori berhasil.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode moto-kinesthetic efektif diterapkan sebagai salah satu pendekatan terapi untuk meningkatkan kemampuan artikulasi pada anak dengan gangguan artikulasi fungsional, khususnya dalam memproduksi bunyi konsonan /-n/.

Berdasarkan hasil penelitian, metode moto-kinesthetic terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan artikulasi konsonan /-n/ pada anak dengan gangguan artikulasi fungsional. Namun, penelitian ini hanya melibatkan satu subjek, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar untuk memperkuat temuan ini. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi terapi yang lebih komprehensif dan aplikatif, dengan mempertimbangkan variasi fonem target dan karakteristik individu klien. Penelitian juga dapat mengeksplorasi efektivitas metode moto-kinesthetic dalam menangani gangguan artikulasi pada fonem apico-alveolar lainnya, seperti /-l/, /-s/, dan /-z/. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam praktik terapi wicara dan membantu meningkatkan kemampuan artikulasi pada anak-anak dengan gangguan artikulasi fungsional.

  1. Penerapan Metode Moto-Kinesthetic dalam Meningkatkan Kemampuan Artikulasi Konsonan Apico-Alveolar /-n/... jurnal.politeknikalislam.ac.id/index.php/jutek/article/view/239Penerapan Metode Moto Kinesthetic dalam Meningkatkan Kemampuan Artikulasi Konsonan Apico Alveolar n jurnal politeknikalislam ac index php jutek article view 239
  2. HUBUNGAN SCREEN TIME PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH | JURNAL MUTIARA... e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/NERS/article/view/1654HUBUNGAN SCREEN TIME PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH JURNAL MUTIARA e journal sari mutiara ac index php NERS article view 1654
  3. PENERAPAN METODE INTEGRAL STIMULATION TERHADAP PASIEN DISLALIA : APPLICATION OF INTEGRAL STIMULATION... doi.org/10.38215/jtkes.v5i1.97PENERAPAN METODE INTEGRAL STIMULATION TERHADAP PASIEN DISLALIA APPLICATION OF INTEGRAL STIMULATION doi 10 38215 jtkes v5i1 97
Read online
File size832.36 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test