UMTUMT

COMPETITIVE Jurnal Akuntansi dan KeuanganCOMPETITIVE Jurnal Akuntansi dan Keuangan

Fintech kini berkembang pesat dan mengubah pola hidup masyarakat, khususnya dalam bidang pembayaran. Penggunaan QRIS merupakan salah satu bentuk kemajuan fintech, namun pada generasi X tingkat penggunaan QRIS masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, gaya hidup, dan pengaruh sosial terhadap minat penggunaan QRIS pada generasi X di Kota Denpasar dengan menggunakan Theory of Planned Behavior (TPB). Populasi penelitian adalah generasi X yang menggunakan QRIS, dengan jumlah sampel 65 responden yang dipilih menggunakan rumus Hair. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner daring melalui Google Form. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif menggunakan regresi linier berganda dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, gaya hidup, dan pengaruh sosial masing‑masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS.

Penelitian menunjukkan bahwa financial literacy, lifestyle, dan social influence secara signifikan memengaruhi minat penggunaan QRIS pada generasi X melalui attitude, subjective norms, dan perceived behavioral control sebagaimana dijelaskan dalam Theory of Planned Behavior.Analisis t mengindikasikan bahwa financial literacy memiliki pengaruh terbesar, sementara lifestyle memberikan kontribusi paling kecil dibandingkan ketiga variabel.Model regresi menjelaskan 51,5% variansi minat penggunaan QRIS, dengan sisanya 48,5% dipengaruhi faktor di luar model.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi keamanan dan tingkat kepercayaan terhadap QRIS memengaruhi niat penggunaan QRIS pada generasi X, dengan menambahkan variabel tersebut ke dalam kerangka Theory of Planned Behavior. Selanjutnya, sebuah studi komparatif yang melibatkan generasi X, milenial, dan Z dapat meneliti peran nilai harga dan persepsi kemudahan dalam adopsi QRIS untuk mengidentifikasi perbedaan motivasi antar generasi. Selain itu, diperlukan penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan berstrata untuk memantau perubahan literasi keuangan dan gaya hidup selama periode waktu tertentu, serta menguji apakah intervensi berupa program edukasi keuangan dapat memperkuat hubungan antara variabel‑variabel tersebut dan penggunaan QRIS. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktor‑faktor yang belum terjangkau dalam penelitian ini serta memberikan dasar empiris bagi kebijakan publik yang lebih efektif. Dengan demikian, hasilnya dapat membantu meningkatkan adopsi QRIS secara berkelanjutan di kalangan generasi X dan masyarakat luas.

  1. Behavioral Intention Constituent Analysis of QRIS Digital Payment Tools in MSMEs in Pematangsiantar City... jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/1023Behavioral Intention Constituent Analysis of QRIS Digital Payment Tools in MSMEs in Pematangsiantar City jurnaleaspublishing index php ideas article view 1023
  2. Vol. 2 (2023): MEI | Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK). vol seminar nasional pariwisata... doi.org/10.36441/snpk.vol2.2023Vol 2 2023 MEI Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan SNPK vol seminar nasional pariwisata doi 10 36441 snpk vol2 2023
  3. PENGARUH FINANCIAL LITERACY, LIFE STYLE, LOCUS OF CONTROL DAN DEMOGRAFI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF GENERASI... ojs.stiesa.ac.id/index.php/jass/article/view/671PENGARUH FINANCIAL LITERACY LIFE STYLE LOCUS OF CONTROL DAN DEMOGRAFI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF GENERASI ojs stiesa ac index php jass article view 671
Read online
File size413.49 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test