UMTUMT

COMPETITIVE Jurnal Akuntansi dan KeuanganCOMPETITIVE Jurnal Akuntansi dan Keuangan

Auditor mengeluarkan opini going concern tentang kelangsungan kehidupan sebuah perusahaan guna mengulas apakah terdapat ciri kesangsian mengenai keahlian perusahaan guna bertahan. Opini ini juga dikenal sebagai opini audit wajar tanpa terkecuali secara pernyataan penjelas, yang ada di laporan auditor independen yang terdapat dalam laporan tahunan perusahaan. Berdasarkan status yang sebenarnya, Auditor mempunyai peran independen guna menilaikan laporan keuangan dan keahlian perusahaan guna menjaga operasinya (Abbas et al., 2020, 1). Pendapat ini seharusnya memberikan indikasi kepada mereka yang menggunakan tentang buruknya kelangsungan hidup perusahaan itu, sebelum terjadi bangkrut. Selain auditor perlu menunjukkan dengan jelas apakah bisa menjaga klien keberlangsungan kehidupan bisnis (going concern) hingga setahun berikutnya sesudah laporan (Effendi, 2019, 9). Namun, terkadang auditor masih memiliki keraguan dalam menggunakan peringatan kelangsungan usaha sebagai peringatan dini dalam praktiknya.

Perolehan pengkajian ini menampilkan bila financial distress dan opinion shopping berpengaruh negatif terhadap penerimaan opini audit going concern melainkan dapat memoderasikan efek financial distress dan opinion shopping pada pemerolehan opini audit going concern.Belrdasarkan hasil kelsimpullan pelnellitian, maka telrdapat saran dan masulkan gulna pelnelliti sellanjultnya mellakulkan pelnellitian selrulpa, diantaranya ialah.Bagi peneliti berikutnya diinginkan bisa meluaskan populasi, serta pengamatan agar penelitian memperoleh hasil yang lebih akurat dan dapat digeneralisasikan secara luas.Bagi pengkaji berikutnya diinginkan bisa menambah variable bisa mendampaki pemerolehan opini audit going concern, misalnya manajemen laba, prior opinion dan variabel serupa lainnya.Bagi peneliti berikutnya diinginkan bisa mempertimbangan variabel moderasi lain diluar dari variabel yang digunakan pada pengkajian ini.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mempertimbangkan variabel moderasi lain selain komite audit, seperti manajemen laba atau prior opinion, guna memahami lebih lanjut faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan opini audit going concern. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan memperluas populasi dan periode pengamatan untuk memperoleh kesimpulan yang lebih akurat dan dapat digeneralisasikan secara luas. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada sektor-sektor tertentu, seperti perusahaan pertambangan, untuk menganalisis dampak financial distress dan opinion shopping secara lebih mendalam.

Read online
File size1.03 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test