UMTUMT

COMPETITIVE Jurnal Akuntansi dan KeuanganCOMPETITIVE Jurnal Akuntansi dan Keuangan

Pertumbuhan ekonomi Indonesia menimbulkan berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kebanyakan tantangan yang dihadapi UMKM berkaitan dengan kekurangan modal untuk mengembangkan bisnis, sehingga mereka membutuhkan dukungan keuangan dari lembaga keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah implementasi SAK EMKM, sosialisasi SAK EMKM, ukuran usaha, dan persepsi kebermanfaatan berpengaruh terhadap penerimaan dana kredit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi 3.157 UMKM di Kecamatan Karawang Timur. Sampel dipilih secara purposive dengan 97 responden yang memenuhi kriteria tertentu. Responden adalah UMKM di Kecamatan Karawang Timur yang telah menggunakan fasilitas pinjaman dan memiliki skala usaha mikro, kecil, atau menengah. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang mulai November 2023 hingga Maret 2024. Analisis data menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SAK EMKM, ukuran usaha, dan persepsi kebermanfaatan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan dana kredit. Namun, sosialisasi SAK EMKM tidak berpengaruh terhadap penerimaan dana kredit untuk UMKM.

Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa implementasi SAK EMKM memiliki pengaruh signifikan terhadap penerimaan dana kredit.Penyusunan laporan keuangan yang sudah berpedoman kepada SAK EMKM menjadi lebih tinggi nilai kewajarannya di mata lembaga-lembaga keuangan sehingga laporan keuangan yang disajikan sudah dapat menjadi acuan dalam menyalurkan kredit untuk UMKM.Sosialisasi SAK EMKM tidak berpengaruh terhadap penerimaan dana kredit.Hal ini dikarenakan sosialisasi SAK EMKM tidak menjadi ukuran dan syarat lembaga keuangan dalam memberikan dana kredit terhadap UMKM.Ukuran usaha memiliki pengaruh signifikan terhadap penerimaan dana kredit.Dengan ukuran usaha yang baik pelaku UMKM dapat memperoleh dana kredit dengan mudah.Persepsi kebermanfaatan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan dana kredit.Dengan berpedoman pada SAK EMKM dalam pencatatan kualitas laporan keuangan UMKM dapat memberikan manfaat untuk kualitas laporan keuangan yang disajikan karena sudah dijadikan acuan dalam menyalurkan kredit.

Untuk meningkatkan penerimaan dana kredit bagi UMKM, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada pengembangan dan implementasi SAK EMKM yang lebih efektif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi sosialisasi SAK EMKM yang lebih inovatif dan terstruktur, dengan melibatkan berbagai pihak seperti dinas koperasi dan UMKM, serta organisasi terkait. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki bagaimana ukuran usaha yang optimal dapat meningkatkan akses UMKM terhadap dana kredit, serta bagaimana persepsi kebermanfaatan SAK EMKM dapat ditingkatkan melalui pelatihan dan edukasi yang lebih intensif. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat fondasi ekonomi UMKM dan meningkatkan akses mereka terhadap pendanaan yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis mereka.

Read online
File size497.71 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test