MAHESA INSTITUTEMAHESA INSTITUTE

Warisan: Journal of History and Cultural HeritageWarisan: Journal of History and Cultural Heritage

Artikel ini mengkaji dampak sosial-ekonomi dari eksploitasi agraria selama masa Hindia Belanda dengan menempatkan sistem irigasi sebagai instrumen sentral dari kebijakan pertanian kolonial. Dari penerapan sistem tanam paksa (cultuurstelsel) hingga era liberalisasi ekonomi, perluasan jaringan irigasi berfungsi tidak hanya sebagai infrastruktur teknis, tetapi juga sebagai mekanisme kontrol atas tanah, tenaga kerja, dan produksi agraria di kalangan masyarakat pribumi. Studi ini menggunakan metode penelitian sejarah, termasuk pengumpulan sumber (heuristik), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan memanfaatkan bahan arsip kolonial, laporan teknis dari pemerintah Hindia Belanda, serta studi historiografi yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun pengembangan irigasi kolonial meningkatkan produktivitas pertanian dan menghasilkan surplus ekonomi bagi negara kolonial, hal itu secara bersamaan memperdalam eksploitasi tenaga kerja, memperkuat ketimpangan sosial, dan meminggirkan masyarakat pribumi. Warisan infrastruktur irigasi kolonial terus membentuk praktik pengelolaan air dan hubungan agraria di Indonesia saat ini.

Eksploitasi agraria melalui sistem irigasi pada masa Hindia Belanda menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur air berfungsi sebagai instrumen politik-ekonomi untuk mengkonsolidasikan kekuasaan kolonial atas tanah, air, dan tenaga kerja.Irigasi tidak beroperasi sebagai pencapaian teknis netral.sebaliknya, ia berfungsi sebagai mekanisme struktural yang memastikan produksi komoditas ekspor, menstabilkan akumulasi surplus, dan mendisiplinkan masyarakat tani dalam hubungan kekuasaan yang tidak setara.Pola pengembangan yang selektif dan terpusat memperdalam ketimpangan agraria, meminggirkan sistem irigasi tradisional, dan menghasilkan ketergantungan struktural yang efeknya masih terlihat pada era pasca-kemerdekaan.Artikel ini menegaskan bahwa warisan irigasi kolonial tidak hanya bersifat material, tetapi juga terus membentuk cara negara dan masyarakat memandang pengelolaan sumber daya agraria dalam jangka panjang.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan analisis melalui pendekatan komparatif lintas-wilayah untuk melacak variasi dampak sosial-ekonomi irigasi kolonial di luar pusat produksi utama. Studi selanjutnya juga akan diuntungkan dengan integrasi perspektif dari ekologi politik dan sejarah lingkungan untuk memahami secara lebih komprehensif hubungan antara pengelolaan air, transformasi lanskap, dan kerentanan sosial. Selain itu, penelitian arsip yang digabungkan dengan investigasi lapangan dapat mengungkapkan dinamika lokal yang telah lama terpinggirkan dalam narasi dominan tentang perkembangan kolonial. Trajektori penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada formulasi kebijakan irigasi kontemporer yang lebih adil, berkelanjutan, dan sejalan dengan kepentingan masyarakat agraris.

  1. The Socio-Economic Impacts of Agrarian Exploitation through Irrigation Systems during the Dutch East... doi.org/10.34007/warisan.v6i2.2966The Socio Economic Impacts of Agrarian Exploitation through Irrigation Systems during the Dutch East doi 10 34007 warisan v6i2 2966
  2. BURUH DALAM SEJARAH INDONESIA: STUDI TENTANG AKTIVITAS BURUH PADA MASA PEMERINTAH KOLONIAL BELANDA PERIODE... journal.uny.ac.id/index.php/istoria/article/view/35500BURUH DALAM SEJARAH INDONESIA STUDI TENTANG AKTIVITAS BURUH PADA MASA PEMERINTAH KOLONIAL BELANDA PERIODE journal uny ac index php istoria article view 35500
  3. PENGARUH POLITIK CULTUURSTELSEL TERHADAP PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA TAHUN 1830-1870 | SWADESI:... jurnal.untan.ac.id/index.php/swadesi/article/view/35941PENGARUH POLITIK CULTUURSTELSEL TERHADAP PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA TAHUN 1830 1870 SWADESI jurnal untan ac index php swadesi article view 35941
  4. The Indonesian Journal of Social Studies. pengaruh politik etis kolonial belanda pertanian ekonomi lokal... doi.org/10.26740/ijss.v6n2.p180-191The Indonesian Journal of Social Studies pengaruh politik etis kolonial belanda pertanian ekonomi lokal doi 10 26740 ijss v6n2 p180 191
  5. Dampak dari Sistem Tanam Paksa Dalam Perekonomian dan Kehidupan Masyarakat Indonesia | AR-RUMMAN: Journal... rayyanjurnal.com/index.php/ar-rumman/article/view/4191Dampak dari Sistem Tanam Paksa Dalam Perekonomian dan Kehidupan Masyarakat Indonesia AR RUMMAN Journal rayyanjurnal index php ar rumman article view 4191
Read online
File size319.25 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test