IOCSCIENCEIOCSCIENCE

VertexVertex

Prediksi rating film yang akurat sangat penting untuk mendukung preferensi penonton dan pengambilan keputusan analitis di industri film digital. Ketersediaan metadata berskala besar dari IMDb memberikan peluang berharga untuk menerapkan teknik pembelajaran mesin untuk menganalisis pola penilaian. Penelitian ini menyelidiki efektivitas model klasifikasi Random Forest untuk memprediksi kategori penilaian film IMDb berdasarkan atribut terstruktur, termasuk genre, durasi film, penilaian konten, popularitas aktor, dan statistik ulasan pengguna. Pra-pengolahan data melibatkan penanganan duplikat, pengkodean variabel kategorik, penanganan nilai hilang, normalisasi fitur numerik, dan pemisahan dataset menjadi subset pelatihan dan pengujian. Untuk mengurangi ketidakseimbangan kelas di antara kategori penilaian, Teknik Pengambilan Minoritas Sintetis (SMOTE) diterapkan pada data pelatihan. Evaluasi eksperimental menunjukkan bahwa model yang diusulkan mencapai akurasi keseluruhan sebesar 0,78, disertai dengan nilai presisi, recall, dan F1-score yang seimbang di seluruh kelas. Analisis matriks kebingungan menunjukkan bahwa kesalahan klasifikasi terutama terjadi antara kategori penilaian yang berdekatan, mencerminkan subjektivitas inherent dari penilaian film. Selain itu, analisis pentingnya fitur menekankan genre, durasi, penilaian konten, dan indikator keterlibatan pengguna sebagai prediktor yang paling berpengaruh. Hasil ini menunjukkan bahwa Random Forest menawarkan model dasar yang kuat dan dapat ditafsirkan untuk prediksi penilaian IMDb dan memberikan wawasan yang bermakna untuk penelitian analitik film dan rekomendasi di masa depan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi klasifikasi Random Forest, Teknik Pengambilan Minoritas Sintetis (SMOTE), dan analisis pentingnya fitur menyediakan kerangka kerja yang efektif, tangguh, dan dapat ditafsirkan untuk memprediksi kategori penilaian film IMDb dalam kondisi data subjektif dan tidak seimbang.Dari perspektif praktis, temuan ini menawarkan implikasi berharga bagi platform digital seperti IMDb dan layanan streaming dengan memungkinkan prediksi penilaian yang lebih akurat dan stabil, yang dapat meningkatkan sistem rekomendasi personalisasi, mekanisme penemuan konten, dan strategi keterlibatan pengguna, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam perencanaan akuisisi, promosi, dan distribusi konten.Keunikan penelitian ini terletak pada integrasi sistematis pembelajaran ensembel, pemodelan yang sadar ketidakseimbangan, dan pembelajaran mesin yang dapat dijelaskan ke dalam kerangka kerja analitis yang terintegrasi, yang menetapkan model dasar yang terlandaskan teori dan dapat diterapkan secara praktis yang melampaui pendekatan yang hanya berfokus pada kinerja dalam studi sebelumnya.Dalam konteks pengembangan sistem rekomendasi dan analisis industri film, model Random Forest yang diusulkan berkontribusi dengan memberikan kinerja klasifikasi yang andal sambil mempertahankan transparansi melalui analisis pentingnya fitur, sehingga memfasilitasi sistem dukungan keputusan cerdas yang dapat dijelaskan dan dapat dipercaya.Selain itu, arah yang paling relevan untuk penelitian masa depan melibatkan pengintegrasian sumber data tak terstruktur, khususnya ulasan pengguna teks dan fitur berbasis sentimen, bersama dengan atribut film terstruktur, menggunakan teknik pemrosesan bahasa alami canggih untuk lebih meningkatkan akurasi prediksi, pemahaman konteks, dan keterjelasan model prediksi penilaian film.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggabungkan sumber data tak terstruktur, seperti ulasan teks atau fitur berbasis sentimen, dengan atribut film terstruktur. Penggunaan teknik pemrosesan bahasa alami canggih dapat meningkatkan akurasi prediksi, pemahaman konteks, dan interpretabilitas model prediksi penilaian film. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem rekomendasi yang lebih cerdas dan dapat dipercaya dengan memanfaatkan model Random Forest yang dapat dijelaskan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan pengambilan keputusan berbasis data di industri film digital.

  1. The Precision-Recall Plot Is More Informative than the ROC Plot When Evaluating Binary Classifiers on... doi.org/10.1371/journal.pone.0118432The Precision Recall Plot Is More Informative than the ROC Plot When Evaluating Binary Classifiers on doi 10 1371 journal pone 0118432
Read online
File size371.6 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test