UKIMUKIM

ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi AgamaARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama

Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (YAKKUM) merupakan yayasan sosial yang bergerak pada bidang kesehatan umum dengan berfokus pada semua kalangan umat beragama, termasuk pada orang terpinggirkan yang tidak mendapatkan keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karya YAKKUM memerdekakan hak orang terpinggirkan yang dikaji dari perspektif teologi pembebasan Miguel A. De La Torre. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian literatur, observasi, dan wawancara dengan partisipan yang kredibel. Kami menemukan bahwa YAKKUM adalah gerakan sosial pada bidang kesehatan yang mentransformasi kehidupan insan dengan pelayanan, pemberdayaan, dan pembinaan yang disertai kasih sayang. Melalui unit-unit kerja, YAKKUM memberikan pelayanan yang bersifat transformatif, kemudian menghadirkan pemberdayaan dan pembinaan kepada insan terpinggirkan untuk hidup damai dan sejahtera. Usaha YAKKUM untuk membebaskan orang yang dipandang marginal ini merupakan tindakan nyata yang wujudnya melalui hubungan vertikal dengan Tuhan dan notabene direalisasikan secara horizontal dengan sesama manusia.

Sebagai lembaga Kristen di bidang kesehatan, YAKKUM berperan memerdekakan hak orang terpinggirkan secara holistik dan inklusif melalui serangkaian refleksi dan aksi, meliputi pelayanan, pemberdayaan, dan pembinaan yang dilandasi kasih sayang.Aktivitas YAKKUM, yang terefleksi dalam unit-unit kerjanya, secara konsisten mengimplementasikan lingkaran hermeneutik De La Torre, mulai dari observasi, refleksi, doa, aksi nyata, hingga penilaian ulang.Dengan demikian, YAKKUM secara berkelanjutan mewujudkan gerakan transformatif untuk memenuhi hak dan membebaskan kaum terpinggirkan demi mencapai kehidupan yang damai dan sejahtera.

Untuk memperkaya pemahaman mengenai peran lembaga sosial dalam memerdekakan kaum terpinggirkan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, mengingat temuan bahwa teori teologi pembebasan Miguel A. De La Torre kurang menekankan inklusivitas, sebuah studi mendalam diperlukan untuk mengkaji bagaimana kerangka teologi pembebasan dapat diperluas atau dimodifikasi agar secara eksplisit mengintegrasikan dimensi inklusivitas holistik—mencakup aspek fisik, mental, dan sosial—yang menjadi kekuatan utama dalam pelayanan YAKKUM. Penelitian ini dapat membandingkan model inklusif YAKKUM dengan prinsip-prinsip teologi pembebasan yang ada untuk mengembangkan kerangka teoritis yang lebih komprehensif, relevan dengan keberagaman masyarakat Indonesia. Kedua, penting untuk mengeksplorasi sejauh mana model pelayanan YAKKUM yang berakar pada etika Kristen dapat diadaptasi atau diterapkan secara efektif oleh lembaga sosial non-Kristen atau yang melayani komunitas dengan latar belakang agama yang beragam. Hal ini akan menguji universalitas semangat pembebasan dan pemberdayaan melampaui batasan doktrinal, sekaligus mencari praktik terbaik dalam menjangkau populasi terpinggirkan tanpa membedakan suku, agama, atau kepercayaan. Ketiga, mengingat upaya YAKKUM dalam pemberdayaan dan pembinaan yang berkelanjutan, riset selanjutnya dapat menganalisis dampak jangka panjang dari program-program tersebut terhadap kemandirian ekonomi dan kesejahteraan sosial orang terpinggirkan. Studi ini harus mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada keberlanjutan hasil program serta menyusun rekomendasi untuk strategi yang lebih optimal, memastikan bahwa penerima manfaat dapat mencapai kehidupan yang damai dan sejahtera secara mandiri dan berkelanjutan, bukan hanya bantuan sementara. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan teori teologi pembebasan dan praktik pembangunan sosial yang lebih efektif.

  1. Memerdekakan Hak Orang Terpinggirkan: Analisis Teologi Pembebasan terhadap Karya Yayasan Kristen untuk... doi.org/10.37429/arumbae.v6i2.1330Memerdekakan Hak Orang Terpinggirkan Analisis Teologi Pembebasan terhadap Karya Yayasan Kristen untuk doi 10 37429 arumbae v6i2 1330
  2. God as Sound-Conciousness | Indonesian Journal of Theology. god sound conciousness indonesian journal... indotheologyjournal.org/index.php/home/article/view/80God as Sound Conciousness Indonesian Journal of Theology god sound conciousness indonesian journal indotheologyjournal index php home article view 80
  3. MAKNA DOA BAGI ORANG PERCAYA | Missio Ecclesiae. makna doa missio ecclesiae authors sherly mudak institut... jurnal.i3batu.ac.id/index.php/me/article/view/70MAKNA DOA BAGI ORANG PERCAYA Missio Ecclesiae makna doa missio ecclesiae authors sherly mudak institut jurnal i3batu ac index php me article view 70
  4. Spiritualitas Orang Kristen Dalam Menghadirkan Kerajaan Allah di Tengah Tantangan Radikalisme | Jurnal... doi.org/10.46445/jtki.v1i1.293Spiritualitas Orang Kristen Dalam Menghadirkan Kerajaan Allah di Tengah Tantangan Radikalisme Jurnal doi 10 46445 jtki v1i1 293
Read online
File size849.47 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test