UKIMUKIM

ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi AgamaARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama

Toraja dikenal hingga ke mancanegara karena kekayaan budaya atraktif yang dilestarikan dalam Rambu Tuka dan Rambu Solo. Masyarakat Toraja mengenal istilah Saroan sebagai suatu komunitas yang dibentuk untuk memperkuat integrasi sosial. Artikel ini, dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif fenomenologi, bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena relasi persahabatan yang terbingkai dalam tradisi Saroan. Pengumpulan data tentang saroan melalui observasi langsung dan wawancara semi terstruktur dan memanfaatkan literatur (studi kepustakaan) dalam mengeksplorasi tema persahabatan. Hasil riset menemukan bahwa persahabatan dalam saroan dihidupi dengan ikatan moral yang menggerakkan anggota kelompok untuk bertanggungjawab dan menjaga nilai persahabatan dalam tindakan saling menerima dan menghargai (siangga siangkaran, siporannu, sipopadi). Relasi persahabatan yang terbangun dalam saroan melampaui batasan geneologi (rara buku), sebagaimana juga diungkap dalam kitab Amsal 17:17, tentang seorang sahabat yang menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran. Relasi persahabatan itu terbangun melalui keterbukaan dan kesediaan untuk memberi dan menerima. Nilai-nilai itulah yang menjadi perekat harmonisasi dalam saroan.

Persahabatan dalam saroan dihidupi dengan ikatan moral yang menggerakkan anggota kelompok untuk bertanggungjawab dan menjaga nilai persahabatan dalam tindakan saling menerima dan menghargai (siangga siangkaran, siporannu, sipopadi).Relasi persahabatan yang terbangun dalam saroan melampaui batasan geneologi (rara buku), sebagaimana juga diungkap dalam kitab Amsal 17.17, tentang seorang sahabat yang menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran.Relasi persahabatan itu terbangun melalui keterbukaan dan kesediaan untuk memberi dan menerima.Nilai-nilai itu yang menjadi perekat harmonisasi dalam saroan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana praktik saroan mempengaruhi kohesi sosial di wilayah Toraja lain atau di kalangan diaspora Toraja, dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif untuk mengukur tingkat integrasi sosial. Selain itu, penting untuk meneliti perbedaan gender dalam persepsi dan pelaksanaan persahabatan saroan, misalnya dengan membandingkan pengalaman pria dan wanita melalui studi etnografi komparatif yang memfokuskan pada istilah-istilah seperti sangmane dan sangbaine. Selanjutnya, dampak modernisasi dan penggunaan media digital terhadap keberlanjutan nilai persahabatan saroan pada generasi muda Toraja perlu diinvestigasi lewat studi longitudinal yang memantau perubahan sikap dan praktik selama beberapa tahun, sehingga dapat memahami apakah teknologi memperkuat atau mengikis ikatan moral tradisional.

  1. Konstruksi Teologi Persahabatan dari Tradisi Saroan di Toraja | ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi... ojs.ukim.ac.id/index.php/arumbae/article/view/1144Konstruksi Teologi Persahabatan dari Tradisi Saroan di Toraja ARUMBAE Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi ojs ukim ac index php arumbae article view 1144
Read online
File size436.53 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test