IAIDAIAIDA

LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatLOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Program pengabdian masyarakat ini fokus pada sosialisasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai strategi untuk meningkatkan literasi keuangan dan pendapatan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan eks‑lokalisasi Bandar Baru, Sibolangit. Metode yang diterapkan meliputi observasi, wawancara terstruktur, dan pendampingan langsung kepada UMKM, khususnya dalam memperkenalkan QRIS sebagai sistem pembayaran digital. Kegiatan sosialisasi menekankan pentingnya literasi keuangan digital, pelatihan praktis penggunaan QRIS, serta kesadaran perlindungan konsumen melalui program PEKA (Peduli, Kenali, Adukan). Hasil menunjukkan bahwa sebelum program, hanya 13,3% UMKM yang menggunakan QRIS, sedangkan setelah intervensi, 50% menyatakan minat dan mulai mendaftar QRIS. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman fungsi QRIS, keterampilan transaksi digital, dan sikap positif terhadap pembayaran tanpa tunai. Meskipun tantangan seperti keterbatasan perangkat digital dan konektivitas internet masih ada, program ini berhasil mempromosikan perubahan perilaku dan memberikan wawasan baru mengenai literasi keuangan digital.

Berdasarkan hasil pembahasan, sosialisasi QRIS melalui program KKN UIN Sumatera Utara memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan literasi keuangan dan adopsi digitalisasi pada UMKM di kawasan eks‑lokalisasi Bandar Baru.Setelah intervensi, minat dan pemahaman UMKM terhadap QRIS meningkat signifikan, terbukti dari bertambahnya jumlah usaha yang mendaftar layanan QRIS serta pengenalan manfaat transaksi digital seperti efisiensi, keamanan, dan akses pasar yang lebih luas.Dengan demikian, program KKN berbasis literasi keuangan efektif mengubah sikap dan meningkatkan pendapatan UMKM, selaras dengan tujuan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021–2025.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang sosialisasi QRIS terhadap peningkatan pendapatan dan produktivitas UMKM di wilayah eks‑lokalisasi, dengan menggunakan desain panel longitudinal untuk mengukur perubahan kinerja selama beberapa tahun. Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor penghambat adopsi teknologi digital pada UMKM pedesaan, seperti keterbatasan perangkat, akses internet, dan kebiasaan penggunaan uang tunai, serta menguji efektivitas intervensi berbasis pendampingan komunitas yang melibatkan mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Selanjutnya, penelitian dapat menilai integrasi konsep Sharia Digital Journey dengan penggunaan QRIS dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah, menguji apakah pendekatan berbasis nilai keagamaan dapat meningkatkan kepercayaan dan adopsi QRIS di kalangan UMKM Muslim. Semua studi tersebut diharapkan memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk menyusun kebijakan publik yang mendukung transformasi digital UMKM secara berkelanjutan.

  1. Analisis Dampak Fintech terhadap Kinerja dan Inovasi Perbankan di Era Ekonomi Digital | Indonesian Journal... doi.org/10.47134/ijlj.v1i4.2787Analisis Dampak Fintech terhadap Kinerja dan Inovasi Perbankan di Era Ekonomi Digital Indonesian Journal doi 10 47134 ijlj v1i4 2787
Read online
File size347.48 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test