ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

Abdi SeniAbdi Seni

Pengelolaan sampah merupakan tantangan utama di Desa Matesih, Karanganyar, yang ditandai dengan rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah dan terbatasnya akses terhadap informasi edukasi yang mudah dipahami. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pendekatan edukasi partisipatif berbasis video, yang menjangkau warga secara lebih visual dan komunikatif. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, pengembangan materi edukasi, produksi video, dan penjangkauan interaktif dengan keterlibatan aktif masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga yang signifikan tentang prinsip-prinsip pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Edukasi visual yang dikembangkan bersama warga terbukti efektif dalam membangun kesadaran lingkungan dan mendorong perubahan perilaku kolektif. Kegiatan ini merekomendasikan penerapan model serupa di wilayah pedesaan lain dengan karakteristik dan tantangan sosial yang serupa.

Program pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan partisipatif berbasis video, yang menghasilkan perubahan perilaku positif.Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, video edukasi terus digunakan dan budidaya maggot Black Soldier Fly menunjukkan potensi keberlanjutan.Direkomendasikan integrasi program ke agenda desa, pembuatan peraturan pemilahan sampah rumah tangga, serta replikasi model di wilayah lain dengan sinergi antara warga, akademisi, dan pemerintah untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang edukasi partisipatif berbasis video terhadap perilaku pemilahan sampah di komunitas pedesaan, dengan mengukur perubahan perilaku selama setidaknya dua tahun setelah intervensi. Selain itu, studi mengenai kelayakan teknis dan ekonomi skala besar produksi larva Black Soldier Fly untuk pengelolaan sampah organik di desa-desa serupa dapat memberikan wawasan tentang potensi replikasi model maggot di konteks yang lebih luas. Selanjutnya, diperlukan penelitian yang menilai pengaruh integrasi kebijakan desa tentang pemilahan sampah rumah tangga dengan program edukasi berbasis komunitas terhadap keberlanjutan dan efektivitas program, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci kolaborasi antara warga, akademisi, dan pemerintah dalam memperkuat model tersebut.

  1. Pedagogik Kritis dalam Membangun Pendidikan Humanis | Aulad: Journal on Early Childhood. pedagogik kritis... doi.org/10.31004/aulad.v4i3.194Pedagogik Kritis dalam Membangun Pendidikan Humanis Aulad Journal on Early Childhood pedagogik kritis doi 10 31004 aulad v4i3 194
  2. Bloomsbury Collections - Education for Critical Consciousness. bloomsbury collections education critical... bloomsburycollections.com/monograph?docid=b-9781350190184Bloomsbury Collections Education for Critical Consciousness bloomsbury collections education critical bloomsburycollections monograph docid b 9781350190184
  3. Edukasi Bijak Kelola Sampah untuk Masa Depan Berkelanjutan | Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa. edukasi... doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2022Edukasi Bijak Kelola Sampah untuk Masa Depan Berkelanjutan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa edukasi doi 10 59837 jpmba v2i12 2022
  4. Pelatihan Budidaya Maggot dengan Memanfaatkan Sampah Organik Hasil Pemilahan di Kelurahan Blimbing, Lamongan... doi.org/10.33379/icom.v2i3.2001Pelatihan Budidaya Maggot dengan Memanfaatkan Sampah Organik Hasil Pemilahan di Kelurahan Blimbing Lamongan doi 10 33379 icom v2i3 2001
Read online
File size696.32 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test