STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA

Journal of Information System, Informatics and ComputingJournal of Information System, Informatics and Computing

Air merupakan komponen utama penyusun sel tanaman, dan tanaman terong termasuk jenis tanaman yang sensitif terhadap kekeringan dan genangan air. Selain itu, terong juga rentan terhadap serangan hama tikus. Kebanyakan petani di Indonesia masih menggunakan cara manual yang dapat menyebabkan kelalaian dalam penyiraman dan pengendalian hama. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan alat mekanisasi yang dapat membantu pembudidayaan tanaman dengan hasil terbaik, serta mencegah kerugian dan kerusakan pada tanaman. Alat ini terdiri dari beberapa komponen input, proses, dan output. Input terdiri dari tiga sensor, yaitu Soil Moisture, Passive Infra Red, dan DHT 11. Proses hanya menggunakan Arduino Uno, sedangkan output terdiri dari empat komponen, yaitu pompa air, LCD, buzzer, dan servo. Penyiraman otomatis bekerja ketika nilai sensor Soil Moisture menunjukkan tanah kering, dan pompa air akan menyala hingga tanah menjadi lembab. Pengusir hama tikus bekerja ketika sensor PIR mendeteksi gerakan objek infra merah, yang akan menggerakkan servo dan buzzer.

Dari hasil pengujian, alat ini dapat melakukan penyiraman otomatis pada tanah kering dengan nilai kelembaban di atas 700, dan tidak menyiram pada tanah lembab dengan nilai di bawah 700.Alat juga dapat mendeteksi gerakan objek sinar infra merah pada manusia hingga jarak maksimum 3,3 meter dan pada hewan hingga jarak maksimum 1 meter.Ketika mendeteksi gerakan, alat akan menggerakkan servo dan membunyikan buzzer untuk mengusir tikus.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan pada sistem pengendalian hama yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Misalnya, dengan menggunakan metode pengusiran hama yang tidak bergantung pada suara atau gerakan, seperti penggunaan feromon atau bahan pengusir alami. Selain itu, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai optimalisasi sistem penyiraman otomatis, seperti penyesuaian frekuensi penyiraman berdasarkan jenis tanaman dan kondisi lingkungan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada integrasi sistem pertanian cerdas ini dengan platform IoT (Internet of Things) untuk memudahkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh.

  1. AUTOMATIC PLANT WATERING PROTOTYPE AND RAT REPELLENT ON EGGPLANT | Journal of Information System, Informatics... journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/jisicom/article/view/1113AUTOMATIC PLANT WATERING PROTOTYPE AND RAT REPELLENT ON EGGPLANT Journal of Information System Informatics journal stmikjayakarta ac index php jisicom article view 1113
Read online
File size822.45 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test