UGPUGP

Jurnal Ilmiah Ilmu ManajemenJurnal Ilmiah Ilmu Manajemen

Meningkatnya kehadiran Generasi Z dalam dunia kerja telah menciptakan tantangan baru bagi organisasi dalam mengelola sumber daya manusia secara efektif. Karyawan Generasi Z cenderung memprioritaskan pekerjaan yang bermakna, fleksibilitas, pengembangan karier, serta keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi (work-life balance). Oleh karena itu, organisasi perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee engagement (keterikatan karyawan) dan work-life balance terhadap kinerja karyawan Generasi Z dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Employee engagement mencerminkan keterikatan emosional dan psikologis karyawan terhadap pekerjaan dan organisasinya, sedangkan work-life balance mengacu pada kemampuan individu dalam menjaga keseimbangan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan pribadi. Kepuasan kerja dipandang sebagai faktor psikologis penting yang dapat menjelaskan hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan Generasi Z dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Analisis difokuskan pada pengujian pengaruh langsung maupun tidak langsung employee engagement dan work-life balance terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement dan work-life balance berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keterikatan karyawan, keseimbangan kehidupan kerja, dan kepuasan kerja guna meningkatkan kinerja karyawan Generasi Z. Dengan demikian, organisasi perlu mengembangkan kebijakan dan praktik manajemen sumber daya manusia yang mampu memenuhi kebutuhan serta karakteristik Generasi Z agar dapat mencapai kinerja organisasi yang optimal.

Employee engagement dan work‑life balance merupakan faktor penting yang meningkatkan kinerja karyawan Generasi Z melalui peningkatan kepuasan kerja.Kepuasan kerja berperan sebagai variabel mediasi, sehingga keterlibatan dan keseimbangan kerja yang tinggi menghasilkan kepuasan, motivasi, dan produktivitas yang lebih besar.Oleh karena itu, organisasi harus mengimplementasikan strategi manajemen sumber daya manusia yang menekankan peningkatan employee engagement, work‑life balance, dan kepuasan kerja untuk mencapai kinerja optimal.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana peran teknologi digital dalam meningkatkan employee engagement pada Generasi Z, misalnya dengan menguji apakah penggunaan platform kolaboratif meningkatkan rasa keterikatan dan produktivitas karyawan. Selanjutnya, penelitian dapat menguji efek kebijakan fleksibilitas kerja yang dipersonalisasi terhadap work‑life balance, dengan fokus pada perbedaan dampak antara pekerjaan remote dan hybrid serta implikasinya terhadap kepuasan kerja. Terakhir, studi longitudinal dapat mengevaluasi keberlanjutan intervensi manajemen sumber daya manusia yang mengintegrasikan employee engagement dan work‑life balance selama beberapa tahun, untuk menilai dampaknya terhadap retensi karyawan Generasi Z dan kontribusi mereka terhadap inovasi organisasi.

Read online
File size898.91 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test