UMBUMB

Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)

Produk White Key merupakan salah satu jenis multiple cavity mold yang diproduksi oleh PT. Wijara Plastics Indonesia menggunakan bahan baku plastik yang diwajibkan menggunakan 100% virgin material yaitu plastik AS (acrylonitrile‑styrene resin), dimana material tersebut tercatat di Departemen Purchasing PT. Wijara Plastics Indonesia sebagai material dengan harga yang mahal yaitu Rp132.210.00. Selain berjenis multiple cavity mold, mold White Key menggunakan cold runner system. Maka dipastikan mold White Key memiliki runner yang panjang, dimana runner adalah bagian dari produk yang tidak terpakai. Kewajiban menggunakan 100% virgin material mengakibatkan runner tidak dapat dimanfaatkan kembali. Maka bagian runner produk White Key dikategorikan sebagai waste. Penelitian yang dilakukan menghasilkan desain mold White Key dengan mengubah sistem cold runner menjadi hot runner. Teknologi Hot Sprue Bush yang diterapkan dapat menghemat penggunaan bahan baku plastik AS (acrylonitrile‑styrene resin) mencapai 780 kg dalam setahun yang menghemat biaya sebesar Rp103.123.800.

Berdasarkan hasil penelitian, modifikasi desain runner dengan mengganti sistem cold runner menjadi hot runner berhasil menghasilkan desain yang lebih efisien dalam penggunaan bahan baku plastik.Penggunaan teknologi Hot Sprue Bush mengurangi konsumsi material sebesar 2,5 gram per shot, yang setara dengan penghematan 65 kilogram bahan baku per bulan.200 dapat kembali dalam waktu sekitar tiga bulan, sehingga modifikasi ini layak secara teknis maupun ekonomis.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan sistem hot runner terhadap kualitas produk White Key, misalnya dengan menguji apakah perubahan suhu dan aliran material mempengaruhi sifat mekanik produk. Selain itu, studi dapat menyelidiki potensi optimasi geometrik runner menggunakan metode simulasi numerik untuk mengidentifikasi bentuk runner yang meminimalkan pemborosan material tanpa mengorbankan kecepatan siklus produksi. Penelitian juga dapat menilai aspek lingkungan dengan melakukan analisis siklus hidup (Life Cycle Assessment) terhadap proses produksi sebelum dan sesudah modifikasi, untuk mengkuantifikasi pengurangan jejak karbon dan limbah plastik. Sebagai lanjutan, dapat dilakukan uji coba penerapan teknologi Hot Sprue Bush pada jenis mold lain dengan konfigurasi cavity berbeda, guna menentukan skalabilitas dan fleksibilitas solusi tersebut dalam konteks industri manufaktur plastik yang lebih luas. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan model ekonomi yang mengintegrasikan variabel biaya energi, perawatan, dan fluktuasi harga bahan baku, sehingga memberikan panduan keputusan investasi yang lebih komprehensif bagi perusahaan.

Read online
File size550.45 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test